TIM KKN UNDIP GENCARKAN PEMBUATAN PROBIOTIK PERIKANAN MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI, UNTUK MEMBANTU MASYARAKAT MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA DAN MENGHEMAT BIAYA PAKAN

save-as

(Gambar : Sosialisasi pembuatan probiotik untuk ikan dengan bahan alami)

KARANGASEM, SURAKARTA (12/08/2022) – Melatarbelakangi kegiatan budidaya pada daerah setempat yang masih tergolong baru, sehingga untuk membuat media budidaya yang berkualitas menjadi hal yang penting agar ikan tidak stress dalam kegiatan budidaya dan tidak mengalami kerugian. Selain itu untuk menghindari banyaknya benih yang mati dan juga kendala air yang selalu kotor pada awal mula budidaya, solusi yang dapat untuk mencegah hal tersebut yaitu menggunakan probiotik yang sudah menjadi rahasia umum dikalangan pembudidaya namun jarang diperhatikan. Peningkatan perekonomian melalui kegiatan budidaya perikanan ini selaras dengan SDG’s point 8 yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Probiotik adalah mikroba yang menguntungkan bagi ikan yang dibudidayakan. Mikroba itu antara lain bakteri asam laktat seperti Lactobacillus, Carnobacterium, beberapa kelompok Bacillus, dan Pseudomonas. Probiotik mampu meningkatkan resistensi ikan terhadap penyakit dan juga mampu meningkatkan nafsu makan ikan, probiotik biasanya diaplikasikan pada pakan atau langsung pada air budidaya.

Pada hari minggu, 17 Juli 2022 telah dilaksanakan sosialisasi pembuatan probiotik alami yang merupakan program kerja monodisiplin dari Tim 2 KKN UNDIP 2021/2022 dari mahasiswa atas nama Adella Spextania Fatian, sosialisasi pembuatan probiotik ini dilaksanakan bertempat di RT 03 RW 09 Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta di lokasi Budidaya Mina Gajah Putih. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Ketua RT 03 RW 09 Ibu Rini, dan sosialisasi langsung dengan Ketua Mina Gajah Putih Bapak Madi. Pelaksanaan sosialisasi ini tetap mengikuti protokol kesehatan.

probiotik

(Gambar : Poster pembuatan probiotik perikanan)

Sosialisasi yang dilaksanakan yaitu mengenai cara pembuatan probiotik alami secara sederhana yang bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang berada di sekitar, contohnya bisa memanfaatkan buah buahan yang berada di sekitar seperti pepaya dan nanas. Pembuatan probiotik mandiri membutuhkan modal yang tidak terlalu banyak dikarenakan bahan bahannya mudah didapatkan dan juga murah. Pembuatan Probiotik Alami yaitu dengan : Bahan : pepaya 25 gram, nanas 25 gram, air 1 liter dan botol 1 liter, ragi 2 gram. Tatacara : (1) Blender buah, (2) Masukkan buah ke 1 liter air di dalam botol, (3) Masukan ragi ke perlakuan 1,2. Kemudian (4) Dicampur sampai merata, (5) Fermentasi selama 1 hari.

bahan

(Gambar : Pepaya, Nanas dan Ragi sebagai bahan utama pembuatan probiotik)

Ibu Rini selaku ketua RT 03 RW 09 Kelurahan Karangasem juga berpesan bahwa pelatihan ini tidak disia-siakan dan uji coba pembuatan probiotik dari mahasiswa KKN untuk dapat senantiasa membimbing, memantau dan apabila ada kendala dalam pembuatan atau kegiatan budidaya lele di Mina Gajah Putih agar bisa dibantu dan mencari solusi yang terbaik “Selama saya mengikuti pelatihan dan sosialisasi mengenai pembuatan probiotik alami saya merasa sudah cukup paham dan mohon kepada mahasiswa kkn untuk membimbing dan membantu warga bila terjadi kendala baik dalam pembuatan atau pemeliharaannya dalam kegiatan budidaya” – ujar Ibu Rini

Whats-App-Image-2022-08-12-at-00-01-57

(Gambar : Pembuatan probiotik alami dari bahan nanas dan pepaya)

Probiotik yang di buat nantinya akan diaplikasikan untuk budidaya ikan lele Mina Gajah Putih dengan media budidaya sistem bioflok berukuran diameter kolam 2 meter dan tinggi kolam 90 cm. Padat tebar benih ikan lele yang ditebarkan 3000 ekor dalam satu kolam, ukuran 3-4 cm. Harapannya dengan berbagi ilmu pembuatan probiotik alami yang mudah kepada masyarakat khususnya pelaku budidaya di lingkungan RT 03 RW 09 Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta mampu mengurangi risiko kegagalan budidaya dan memiliki kemampuan untuk membudidayakan ikan yang baik dan efektif meskipun dengan peralatan yang sederhana. Masyarakat dapat meningkatkan produksi budidaya dengan penggunaan probiotik yang mampu mempercepat waktu panen dan menghemat pakan atau pelet.

#KKNtimIIperiode2022 #p2kknundip #lppmundip #undip

Penulis: Adella Spextania Fatian/ Prodi Akuakultur / 26020119120026
Dosen Pembimbing Lapangan : Oktavianto Eko Jati, S.Pi., M.Si.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *