Bukan Hanya Masa Lalu yang Dikenang, Mari Lihat Keunikan Lainnya di Pasar Sawahan Desa Kalongan!

IMG-20220801-141100

Gambar 1. Berlangsungnya Kegiatan Pasar Sawahan

Kalongan (18 Juli 2022), berdasarkan informasi yang diperoleh melalui Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Kalongan yaitu Bapak Mukhtar Efendi, mengatakan bahwa pengunjung yang datang ke Pasar Sawahan sebagian besar adalah lansia (lanjut usia/orang tua) menjadi alasan KKN TIM II Universitas Diponegoro, khususnya Kelompok 7 yaitu Faqilliansi Haikal (FPIK), Vega Luluh Pratiwi (FPIK), Siti Mashfufah (FPIK) dan Lasmiani (FIB) yang berada di Desa Kalongan membantu meramaikan Pasar Sawahan melalui branding media sosial Instagram dan Facebook dengan dibuatnya Lomba Fotografi yang memamerkan keindahan serta keunikan Pasar Sawahan. Hal tersebut dimaksudkan agar pengunjung Pasar Sawahan dapat terus mengalami peningkatan dan lebih luas lagi dikenal oleh masyarakat umum, terutama menarik minat generasi saat ini.

Melalui informasi Lomba Fotografi yang diselenggarakan, banyak peserta yang berasal dari masyarakat dalam maupun luar Desa Kalongan dari berbagai kalangan laki-laki dan perempuan remaja hingga dewasa. Beberapa dari peserta mengatakan bahwa mereka baru mengetahui adanya Pasar Sawahan di Desa Kalongan karena diselenggarakannya Lomba Fotografi yang dibagikan melalui WhatsApp dan Instagram, ssehingga mereka tertarik untuk berkunjung. Salah seorang Pemuda dari Desa Lerep bernama Agave yang merupakan Peserta sekaligus Pemenang I Lomba Fotografi Pasar Sawahan mengatakan bahwa ia mengetahui Pasar Sawahan karena adanya informasi lomba fotografi yang diselenggarakan. “Kegiatan Lomba Fotografi yang diselenggarakan sangat menarik untuk kalangan anak muda terutama yang senang di dunia fotografi sehingga dapat mengasah skill. Jujur, saya baru tahu kalau di Desa Kalongan terdapat wisata Pasar Sawahan yang cukup unik bagi saya”, kata Agave Pemuda dari Desa Lerep tersebut.

Kalongan merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran Timur, Provinsi Jawa Tengah. Desa Kalongan memiliki berbagai potensi, salah satu diantaranya yaitu potensi wisata. Pasar Sawahan menjadi salah satu wisata unik dari Desa Kalongan yang banyak menarik minat masyarakat baik dalam maupun luar desa. Pasar ini berada di seberang SMP Negeri 5 Ungaran. Kegiatan di Pasar Sawahan dilaksanakan pada setiap hari Minggu Pahing dan Minggu Legi yang berlangsung dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB. Konsep yang diberikan di Pasar Sawahan yaitu pasar tradisional bernuansa Kerajaan Majapahit. Setiap pedagang yang berjualan di Pasar Sawahan wajib memakai pakaian tradisional yaitu batik lurik dan caping sebagai penutup kepala. Adapun barang dagangan yang diperjualbelikan di Pasar Sawahan antara lain yaitu: kuliner tradisional seperti gethuk, gathot, sego jagung, klepon, serabi, rondo gulung, soto bathok dan lainnya, terdapat pula kuliner kekinian seperti kebab, burger, es coklat dan lainnya. Selain itu, terdapat pula pedagang yang menjual pakaian, kenang-kenangan dan mewarnai gambar. Sebagian besar pedagang menyuguhkan makanan tradisional, sisanya adalah makanan kekinian dan barang lainnya. Kemasan dan perabot lainnya yang digunakan harus tradisional dan dilarang menggunakan plastik, misalnya seperti penggunaan bathok/tempurung kelapa sebagai mangkok, daun pisang sebagai pembungkus makanan dan keranjang dari rotan maupun bambu.

Hal unik lainnya dari Pasar Sawahan adalah alat pembayarannya yang berbeda dari biasanya. Alat pembayaran yang digunakan di Pasar Sawahan adalah “Uli”. Uli tersebut berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu dengan ukuran sekitar 8cm x 4cm, dan tebal 2-3 mm. Setiap pembeli yang berkunjung, wajib menukarkan uang tunai dengan uang uli terlebih dahulu untuk bisa membeli makanan maupun barang di Pasar Sawahan. Pembelian barang dan makanan dengan menggunakan uang asli tidak diperbolehkan di pasar tersebut. Selama kegiatan Pasar Sawahan berlangsung, terdapat penampilan seni tari tradisional dan persembahan musik-musik POP serta dangdut sebagai hiburan pengunjung.

Bagi kalian yang merasa penasaran bagaimana suasana dan beragam keunikan yang ada di Pasar Sawahan jangan hanya meynimak postingan media sosial, kalian bisa berkunjung ke Pasar Sawahan setiap Minggu Legi dan Minggu Pahing pukul 06.00-09.00 WIB. Tentunya, bagi kalian yang sudah lelah bekerja dan belajar dari hari Senin-Jum’at/Sabtu, kalian dapat mengisi waktu libur dengan menikmati pesona alam, suasana tradisional dan makanan tradisional untuk mengenang masa lalu di Pasar Sawahan Desa Kalongan.

IMG-20220801-141259

Gambar 2. Suasana Pasar Sawahan Saat Fajar

Penulis : Siti Mashfufah – 26010119120024 – MSP – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Lokasi : Pasar Sawahan Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur
Dosen Pembimbing Lapangan : Ir. Sutrisno, M. P.