Anak Juga Punya Perasaan, Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Menerapkan Kesehatan Mental Anak Melalui Art Therapy di Desa Pakopen

Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan (22/07/2022) – Kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik pada anak-anak. Salah satu sarana untuk menjaga kesehatan mental pada anak yaitu dengan art therapy atau terapi seni. Program kegiatan terapi seni sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental pada anak dengan cara menggambar dan mewarnai sebagai media ekspresi anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak, menjaga kesehatan mental anak, serta membantu anak untuk mengenali dan mengekspresikan emosinya secara positif.
Kegiatan program kerja art therapy atau terapi seni pada anak dimulai dengan anak-anak mencuci tangan dan menggunakan hand sanitazer, anak-anak kemudian mengisi daftar hadir dengan menuliskan nama, usia, jenis kelamin, dan kelas. Mahasiswa mengatur tempat duduk anak-anak kemudian membagikan kertas gambar berukuran A4. Mahasiswa memberikan petunjuk pengisian identitas pada kertas gambar dengan menuliskan nama, usia, dan jenis kelamin. Anak-anak berusia 6-11 tahun. Sebelum mulai menggambar, mahasiswa bertanya kepada anak-anak mengenai hal-hal yang membuat mereka senang, kemudian mahasiswa memberikan instruksi pada anak-anak untuk menggambar sesuatu atau hal-hal yang membuat mereka senang. Anak-anak mulai menggambar dan mewarnai.

IMG-20220722-135834

Anak-anak yang telah menyelesaikan gambarnya diminta untuk menceritakan apa yang digambar dihadapan anak-anak lainnya. Anak-anak yang telah selesai bercerita mengenai gambarnya akan diberikan makanan ringan sebagai bentuk apresiasi telah bersedia mengikuti kegiatan art therapy yang diselenggarakan oleh mahasiswa. Dengan menggambar sesuatu atau hal yang membuat anak senang diharapkan anak dapat belajar untuk mengekspresikan perasaannya melalui gambar, tidak hanya mengekspresikan perasaan senang saja, namun juga perasaan-perasaan lainnya seperti sedih, kecewa, marah. Mengekspresikan perasaan melalui gambar merupakan salah satu cara mengekspresikan perasaan secara positif, dan juga memberi kesempatan kepada anak untuk belajar mengenali perasaannya sendiri serta menjaga kesehatan mental pada anak.
Kegiatan program kerja art therapy atau terapi seni pada anak ini terlaksana dengan baik, anak-anak dan mahasiswa mampu bekerja sama, anak-anak memahami instruksi yang diberikan mahasiswa, anak-anak juga antusias dengan kegiatan ini.

IMG-20220722-154142

Keberhasilan program ini dilihat dari kemauan anak untuk mengungkapkan sesuatu atau hal yang membuat mereka senang, serta mampu mengekspresikan sesuatu atau hal yang membuat mereka senang tersebut ke dalam gambar. Anak-anak juga mampu menceritakan apa yang mereka gambar.

#KKNTimIIperiode2022 #p2kknundip #lppmundip #undip

Penulis: Revi Amelia Dewi – 15000119120071 (Mahasiswa Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro)
Dosen Pembimbing Lapangan: Ir. Ibnu Pratikto, M. Si
Lokasi: Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang