Krusial! Mahasiswa KKN Undip Adakan Pelatihan LPJ, Bantu Kader Posyandu Tingkatkan Kualitas Pertanggung Jawaban Kegiatan

Whats-App-Image-2022-08-10-at-11-09-50-AM

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada kader Posyandu di RW 11 pada Kamis(4/8/2022) oleh mahasiswa KKN Undip Periode 2021/2022. Sumber: Dokumentasi Pribadi

Kota Depok (3/8/2022), telah dilaksanakan kegiatan pelatihan penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang ditujukan kepada kader Posyandu Walet 1 dan Walet 2, RW 11, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, oleh Khaira Aqliya, mahasiswi Universitas Diponegoro, jurusan Akuntansi.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan dalam rangka merespon permintaan pihak kelurahan lantaran rendahnya pemahaman kader Posyandu mengenai penyusunan LPJ, sehingga penting untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam menyusun LPJ yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

LPJ sendiri merupakan dokumen yang ditujukan untuk melaporkan hasil pelaksanaan sebuah kegiatan, termasuk di antaranya pelaksanaan kegiatan Posyandu. Tidak hanya itu, LPJ merupakan sarana pelaksana kegiatan (kader Posyandu) dalam mempertanggung jawabkan dana yang dikelola. Pada pelaksanaannya, LPJ Posyandu merupakan kelanjutan dari Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Posyandu. LPJ Posyandu sendiri digunakan sebagai sarana evaluasi dan dasar untuk menyusun RAB kegiatan berikutnya. Oleh karena itu, penting untuk para kader menyusun LPJ dengan baik dan benar karena hal tersebut akan mempengaruhi kegiatan yang akan dilaksanakan di kemudian hari.

Acara yang dilaksanakan pada siang hari itu dibuka dengan menjelaskan format LPJ secara umum, mulai dari pendahuluan, isi, hingga penutup. Pelatihan dilanjutkan dengan memaparkan pengertian Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) beserta langkah-langkahnya, kemudian ditutup dengan penjelasan komponen dan alur realisasi anggaran, serta pembagian kuesioner sebagai sarana evaluasi pelatihan yang diselenggarakan. Dalam pelatihan LPJ kali ini, poin penting yang disampaikan adalah bagaimana menyusun SPJ yang sesuai ketentuan, di antaranya harus memenuhi kriteria faktur dan kuitansi yang sah. Selama acara berlangsung, peserta diberikan fotokopi materi yang disampaikan agar dapat mengikuti pelatihan secara maksimal.

Whats-App-Image-2022-08-10-at-11-09-48-AM

Foto bersama Tim KKN II Undip dan kader Posyandu setelah kegiatan pelatihan. Sumber: Dokumentasi Pribadi

Pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan LPJ dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya pihak kelurahan, Ketua POKJA I PKK, dan para peserta. Kegiatan pelatihan pada hari Kamis itu tidak hanya dihadiri oleh kader Posyandu, tetapi juga kader Posbindu. Para peserta merespon baik pelaksanaan pelatihan dibuktikan dengan besarnya apresiasi yang diberikan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kader Posyandu dan Posbindu dapat menghasilkan LPJ yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu diharapkan para kader dapat menyusun LPJ secara mandiri dengan dipandu oleh modul yang dapat diakses melalui link gdrive yang telah dibagikan.

Penulis: Khaira Aqliya
Program Studi/Fakultas: Akuntansi/Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Dosen Pembimbing: Asri Adriana, S.T., M.T
Lokasi: Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok