Home » Lokasi KKN » Kab. Pati » JAKENAN BRONIES TEMPE (JACK BRONTE) PENGEMBANGAN UMKM TEMPE DESA JAKENAN KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 KECAMATAN JAKENAN

JAKENAN BRONIES TEMPE (JACK BRONTE) PENGEMBANGAN UMKM TEMPE DESA JAKENAN KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 KECAMATAN JAKENAN

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan aspek yang harus diperhatikan dalam pemberdayaan masyarakat, kemajuan UMKM diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga pengembangan UMKM harus diperhatikan dengan baik. Desa Jakenan merupakan desa yang memiliki UMKM yang terbatas, pengembangan UMKM-nya pun terbaumkm 8785-compressed umkm_8812-compressed umkm_8816-compressed umkm_8821-compressed umkm_8826-compressed umkm_8835-compressed (1)tas. Salah satu UMKM yang ada di Desa Jakenan adalah UMKM tempe, namun sejauh ini UMKM tempe tersebut hanya sebatas membuat tempe kemudian di jual ke pasar, sehingga nilai jualnya hanya seadanya keuntungannya pun tebatas, padahal tempe yang dikelola bisa memiliki jual lebih. Berdasarkan hal tersebut mahasiswa KKN UNDIP TIM II  TAHUN 2017 Desa Jakenan berinisiatif untuk mengembangkan UMKM Tempe agar bernilai jual lebih dengan membuat tempe menjadi Brownies Tempe (Bronte).

Pengembangan UMKM BROnTE memiliki sasaran ibu-ibu PKK sebagai pengelolanya. Dalam progem pengembangan UMKM BROnTE dimulai dengan memberikan sosialisasi manfaat temped an pentingnya pengembangan UMKM, sosialisasi dilakukan tanggal Minggu, 6 Agustus 2017. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan dengan penuh antusias dari ibu-ibu PKK, setelah pemaparan terhadap  ibu-ibu PKK sepakat untuk mengembangkan UMKM BROnTE yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Brownies Tempe pada hari minggu, 13 Agustus 2017.  Pelatihan pembuatan brownies tempe dilaksanakan di RT 01 Rw 02 Desa Jakenan. Pelatihan pembuatan dimulai dengan menjelaskan bahan yang dibutuhkan untuk membuat Brownies Tempe yang dilanjutkan dengan pemberian contoh membuat yang dilakukan oleh mahasiswa. Setelah pemeberian contoh dilaanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh ibu-ibu yang dibantu oleh mahasiswa. Setelah praktik membuat Brownies tempe selesai dilanjutkan dengan pemamaparan pentingnya kelembagaan atau struktur dalam pengembangan UMKM sehingga nantinya UMKM BROnTE tidak berhenti melainkan terus berlanjut hingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun karena keterbatasan ibu-ibu, struktur pengelola UMKM belum dapat terbentuk dengan baik. Setelah BROnTe yang dibuat matang dilanjutkan dengan packing bronte dengaan ukuran kecil sehingga dapat dijual dengan harga yang terjangkau  seharga Rp 2.000,00 per potong. Setelah Packing selesai mahasiswaa KKN UNDIP TIM II TAHUN 2017 DESA JAKENAN membantu dengan membuat label produk dan pemasaran produk, dalam pembuatan label dan pemasaran juga melibatkan ibu-ibu agar kedepannya ibu-ibu dapat mandiri dalam pembuatan, pengelolaan dan pengembangan UMKM BROnTE.  Program pengembangan UMKM BROnTE Desa Jakenan  ini diharapkan dapat menjadi inovasi baru dan dapat dikembangkan oleh ibu-ibu dan masyarakat Desa Jakenan agar dapat membantu mendorong kesejahteraan masyarakat Desa Jakenan secara menyeluruh.