Dukung UMKM Masuk Ekosistem Digital! Mahasiswa KKN UNDIP Memberdayakan UMKM melalui Pencatatan Keuangan Digital dengan Aplikasi Buku Warung

Kelurahan Jatingaleh, Kota Semarang (27/07/2022). Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dan peningkatan penggunaan internet mendorong berbagai perubahan dalam kehidupan sehari-hari terutama berkaitan dengan aspek perekonomian. Salah satu tonggak dalam perekonomian Indonesia adalah adanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berdasarkan data Kementrian Koperasi UKM, per Juni 2022 total UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta namun baru 19,5 juta pelaku usaha atau 30,4% dari total UMKM yang telah masuk ke dalam ekosistem digital.

Ekosistem digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan usaha pelaku UMKM. Saat ini kegiatan usaha mulai dari pencatatan keuangan atau pembukuan, pemasaran, hingga metode pembayaran dapat dikelola secara modern dengen berbasis digital. Pencatatan keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan usaha apapun, namun pada kenyataannya masih sering diabaikan oleh pelaku UMKM. Setiap pelaku usaha semestinya mencatat segala pemasukan dan pengeluaran bisnis agar dapat terkontrol dengan baik.

Berdasarkan hasil survei lapangan, salah satu potensi wilayah di Kelurahan Jatingaleh yaitu keberadaan para pelaku UMKM yang mendorong kemajuan perekonomian masyarakat. UMKM di Kelurahan Jatingaleh cenderung didominasi dari sektor kuliner dengan beragam jenis produk olahan. Namun demikian, kebanyakan para pelaku UMKM belum melakukan pembukuan atau pencatatan digital. Mereka berpendapat bahwa pencatatan digital cenderung rumit dilakukan usaha yang dimiliki tergolong sederhana dan kecil-kecilan sehingga memilih menggunakan pembukuan manual atau bahkan tidak melakukan pencatatan secara rutin.

Untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi dalam pencatatan keuangan, salah satu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2021/2022, Nabila Sahda Azzahra yang berasal dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis menyelenggarakan program kerja monodisiplin berjudul “Pemberdayaan UMKM Melalui Pendampingan Penggunaan Aplikasi “Buku Warung” untuk Pencatatan dan Pengelolaan Keuangan UMKM berbasis Digital”. Program ini bertujuan untuk mewujudkan poin delapan SDG’s yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi sekaligus mendukung keberlangsungan UMKM masyarakat agar mampu bertahan di era digitalisasi.

Dok-Reportase-Mono1-a Gambar 1. Pemberdayaan UMKM melalui Pembukuan Digital dengan Aplikasi BukuWarung (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Dalam pelaksanaan program tersebut, mahasiswa melakukan edukasi dan pendampingan penggunaan aplikasi BukuWarung secara door-to-door atau menyasar langsung ke pelaku UMKM di Kelurahan Jatingaleh. Mahasiswa menyampaikan teknis penggunaan aplikasi secara rinci yang disertai dengan pembagian booklet dan leaflet. Leaflet yang disebarkan berisi tentang apa itu BukuWarung, fitur – fitur yang tersedia, manfaat melakukan pembukuan digital dan qr code booklet tutorial aplikasi yang dapat diakses dengan mudah.

Dok-Reportase-Mono1-b Gambar 2. Pendampingan Penggunaan Aplikasi BukuWarung kepada UMKM secara Door-to-door (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Dengan dilaksanakan program pemberdayaan UMKM ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kelurahan Jatingaleh mendapatkan wawasan baru dan memahami mengenai pentingnya melakukan pembukuan digital untuk meningkatkan kapasitas operasional dan keberlangsungan usaha masing-masing.

Penulis : Nabila Sahda Azzahra (Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis)
DPL : Farid Agushybana,SKM, DEA, Ph.D
Lokasi : Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang