Jangan mendang-mending hadapi stunting!! Mahasiswa UNDIP galakkan pentingnya IMD dan ASI eksklusif untuk mencegah stunting pada 1000 HPK anak

IMG-20220806-WA0003

Semarang, 06/08/2022 – Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gagal tumbuh karena kurangnya gizi sehingga menyebabkan gangguan pada pertumbuhan anak yang menjadi lebih pendek ketimbang anak lain seusianya. Permasalahan stunting merupakan permasalahan yang seringkali dianggap sensitif dan kumparantabu bagi beberapa pihak apalagi bagi orang tua yang pastinya tidak mau jika disebut anaknya sebagai anak yang stunting. Maka dari itu perlu berbagai pencegahan yang harus dilakukan untuk menekan kasus ini dan harus dimulai sedini mungkin bahkan saat anak masih dalam kandungan ibunya.
Maka dari itu, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022 melakukan program berupa edukasi terkait dengan pentingnya IMD dan ASI eksklusif pada 1000 HPK anak. Edukasi ini merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk menekan angka stunting di wilayah Kelurahan Tambakrejo yang masih terjadi kasus stunting tiap tahunnya.

IMG-20220806-WA0032

Program ini berlangsung di aula Kelurahan Tambakrejo, Semarang dan berjalan dengan lancar dimana kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan program multidisiplin yang membahas terkait tema yang sama pula, yaitu mencegah stunting pada anak. Terdapat dokter yang datang sebagai narasumber pada kegiatan ini yang membuat para ibu antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan permasalahan yang terjadi pada anak mereka dan perlu untuk penyelesaian yang sesuai. Sasaran yang datang sebanyak 28 orang yang terdiri dari ibu balita, ibu hamil, dan kader FKK Kelurahan Tambakrejo.

20220806-110504

Para peserta yang datang mendapatkan materi tambahan yaitu leaflet yang berisi berbagai informasi menarik dan penting terkait dengan pencegahan stunting. Diharapkan dengan membagikan leaflet ini dapat menjadi informasi tambahan bagi para ibu ataupun keluarga di rumah dan dapat dibaca dirumah secara lebih mendalam sehingga angka kejadian stunting tidak semakin bertambah banyak kedepannya karena anak merupakan penerus bangsa di masa depan jadi generasi emas harus dipersiapkan dengan baik mulai dari sekarang.

Penulis : Nindya Noormika Sari (Ilmu Keperawatan – Fakultas Kedokteran)

DPL : Asep Septiaji, S. Pt., M. Si., Ph.D