JANGAN MALAS GOSOK GIGI JIKA GIGIMU TIDAK INGIN RUSAK !!!

GIGI-DAN-MULUT

Desa Medayu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang (29/07/2022) – Bekerjasama dengan Puskesmas Setempat, Mahasiswa yang tergabung dalam TIM II KKN Undip 2022 memberikan Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut kepada anak kelas 1 & 2 di SDN Medayu 01

Kesehatan gigi dan mulut merupakan dimensi yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara utuh. Namun demikian, kesadaran masyarakat akan hal tersebut masih rendah. Kesehatan gigi dan mulut sering kali diabaikan dan tidak dijadikan prioritas oleh sebagian orang. Padahal, berdasarkan data riset kesehatan dasar 2018, prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia sebesar 57,6%. Daripada itu, menurut Widayati & Hidayati (2017) penyakit gigi dan mulut juga merupakan masalah kesehatan nasional, sehingga perhatian akan kesehatan gigi dan mulut serta upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut bisa lebih dioptimalkan.

Program Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak Kelas 1 & 2 SDN Medayu 02 merupakan program monodisiplin yang terdiri dari tiga rangkaian kegiatan meliputi; 1) Pemberian materi kesehatan gigi dan mulut, dan demonstrasi cara sikat gigi yang benar; 2). Praktik sikat gigi bersama; dan 3) Skrining kesehatan gigi dan mulut. Program kerja ini dilaksanakan pada Jumat (29/07) 2022 di ruang kelas 1 & 2 dan diikuti oleh sebanyak 53 anak sekolah dasar dengan usia berkisar dalam rentang 6 – 8 tahun. Dalam pelaksanaannya, program kerja ini bermitra dengan Programer Divisi Promosi Kesehatan Puskesmas Cikadu dan SDN Medayu 02.

Rentang usia 6 s/d 8 tahun merupakan masa transisi atau pergantian gigi decidui dengan gigu permanen. Masa ini ialah masa-masa yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi. Selain itu, anak-anak dalam rentang usia tersebut cenderung memiliki kebiasaan atau perilaku malas sikat gigi sehingga kurang bisa menciptakan kondisi gigi dan mulut dengan kesehatan yang baik. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak kelas 1 dan 2 SDN Medayu 01 ini dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan keterampilan merawat gigi dan mulut sejak dini. Harapannya dalam jangka waktu yang lebih lama, program ini dapat mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) poin ke 3.

Program penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan dalam dua sesi: penyampaian materi selama 20 menit dan demonstrasi selama 10 menit, kemudian dilanjutkan praktek sikat gigi bersama sampai selesai. Proses penyampaian materi diberikan dengan teknik ceramah dan tanya jawab interaktif antara mahasiswa dan peserta kegiatan menggunakan media PowerPoint. Selanjutnya, pemahaman peserta kegiatan tentang materi dievaluasi melalui mekanisme kuis dan doorprize. Demonstrasi dilakukan secara interaktif menggunakan media phantom gigi dan melibatkan peserta kegiatan selama prosesnya. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik sikat gigi bersama dengan didampingi oleh Tim KKN. Di akhir, setelah dokumentasi, siswa-siswi kelas 1 melanjutkan sesi skrining kesehatan meliputi pengecekan tinggi dan berat badan, juga mengajarkan 7 langkah cuci tangan dan penjaringan kesehatan gigi bersama dengan programmer promosi kesehatan dari Puskesmas Cikadu sedangkan kelas 2 dipulangkan..

Penulis: Satria Dwi Kasih (22020119130055) Mahasiswa Ilmu Keperawatan, Departemen Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, UNDIP.
Dosen KKN: Clara Yully Diana Ekaristi, SE., M. ACC