Kendalikan Pencemaran Sampah Organik Buah dan Sayuran, Mahasiswa KKN Tim II Undip 2022 Kelurahan Lamper Tengah Demonstrasi Pembuatan Eco-Enzyme Si Cairan Multifungsi

Lamper Tengah, Semarang (09/08) – Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2021/2022 Universitas Diponegoro telah melaksanakan program kerja monodisiplin pada 9 Agustus 2022 berupa pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada ibu-ibu penjual makanan/angkringan yang berada di RT 01/RW 02 Kelurahan Lamper Tengah guna mengendalikan pencemaran lingkungan akibat sampah organik buah dan sayur.

Whats-App-Image-2022-08-13-at-17-09-40

Sampah menjadi salah satu masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan. Sekitar 80% dari jumlah total sampah yang dihasilkan didominasi oleh sampah organik yang hanya dipandang sebagai limbah sisa yang tidak memiliki nilai ekonomi. Padahal, sampah organik jika bisa dikelola dengan baik dapat sangat bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Oleh karena itu, Ardhaneswari Fadhlillah (Mahasiswa KKN Tim II 2021/2022 Universitas Diponegoro) berinisiatif memberikan edukasi terkait eco-enzyme serta demonstrasi mengolah sampah organik buah dan sayur menjadi eco-enzyme kepada ibu-ibu penjual makanan/angkringan RT 01/RW 02 sehingga dapat bermanfaat serta mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir.
Eco-enzyme merupakan hasil dari fermentasi limbah sampah organik, seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula aren, gula merah, atau gula tebu), dan air. Warnanya coklat gelap dan memiliki bau khas fermentasi asam manis yang kuat.

Eco-enzyme memiliki manfaat yang berlipat ganda, antara lain bidang pertanian (untuk menyiram tanaman dan memperbaiki kualitas buah pada tanaman horti), peternakan (mengilangkan bau amis di akuarium sekaligus menyehatkan ikan), rumah tangga (mencuci buah dari residu pestisida, membersihkan lantai rumah, dll), kesehatan (relaksasi dengan merendam kaki kedalam air hangat yang sudah di campur EE, menjernihkan udara diruangan, membersihkan badan, obat kumur, hand sanitizer alami, dll), dan masih banyak lagi manfaat lainnya dari eco-enzyme.

Whats-App-Image-2022-08-12-at-14-19-02
Whats-App-Image-2022-08-13-at-17-09-41

Selama kegiatan edukasi dan demonstrasi berlangsung, ibu-ibu menyimak dan tertarik untuk membuat eco-enzyme dikarenakan sangat mudah pembuatannya dan banyak manfaatnya meskipun diharuskan menunggu tiga bulan terlebih dahulu agar cairan eco-enzyme dapat diperoleh hasil yang maksimal. Selain itu juga memberikan booklet dan prototype eco-enzyme untuk memudahkan para ibu-ibu dalam mengenal lebih dalam tentang eco-enzyme serta membuat eco-enzyme secara mandiri.

Penulis : Ardhaneswari Fadhlillah
Asal : Fakultas Sains dan Matematika / S1 – Kimia. Universitas Diponegoro.
Dosen Pembimbing Lapangan : Rosyida, S.P., M.Sc