Nasi Bisa Jadi Pupuk? Mahasiswa KKN UNDIP Melakukan Sosialisasi Edukasi Mengenai Pembuatan Mikroorganisme Lokal dari Nasi

Whats-App-Image-2022-08-13-at-01-07-30

Pendrikan Lor, Semarang Tengah (3/8/2022) – Mahasiswa TIM 2 KKN Universitas Diponegoro Tahun 2021/2022 melakukan sosialisasi edukasi mengenai pembuatan mikroorganisme local dari nasi sebagai upaya penyuburan tanaman yang berlokasi di RW 3, Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Mikro organisme lokal (MOL) merupakan bahan dasar komponen pupuk yang mengandung mikroorganisme tidak hanya bermanfaat bagi tanaman tapi juga sebagai agen dekomposer bahan organik limbah pertanian juga limbah rumah tangga yang dapat meningkatkan mikroorganisme tanah yang bermanfaat meningkatkan kandungan unsur hara dalam tanah. Pemanfaatan MOL juga merupakan alah satu upaya mengatasi ketergantungan unsur hara dan pestisida kimiawi sintetis. Nasi basi digunakan sebagai media tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme.

Whats-App-Image-2022-08-13-at-01-07-29-1

Penggunaan MOL nasi basi pada tanaman tidak merusak lingkungan dan juga tidak berbahaya bagi manusia dan hewan.MOL nasi basi dengan konsentrasi 300 gram nasi basi baik digunakan sebagai activator pembuatan kompos dengan perlakuan dosis 200ml MOL nasi basi. Jamur pada nasi basi merupakan flora termofolik yang dapat muncul pada waktu 5 sampai 10 hari, berperan sebagai pengurai bahan organik menjadi cairan koloid dengan kandungan besi kaliam dan nitrogen yang akhirnya menjadi pupuk.
Tim 2 KKN Universitas Diponegoro 2021/2022 Kelurahan Pendrikan Lor berharap dengan adanya kegiatan edukasi mengenai pembuatan mikroorganisme lokal dari nasi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan pupuk organik dan bisa menjadikan tanaman subur.

Penulis : Yaumil Arahman – Agribisnis FPP
DPL : Dr. Ir. Baginda Iskandar Moeda T., M.Si., IPM.
Lokasi : Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang

#KKNTIMIIUNDIP2022
#p2kknundip
#lppmundip
#undip