YOU USE, YOU LOOSE!!!

apa-ya

Kota Semarang (6/8/2022) – Saat ini narkoba telah menjadi musuh yang berbahaya bagi masyarakat dan pemerintah. Penyalahgunaan narkoba di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun dan peredarannya memiliki tingkat kerawanan yang sangat banyak. Hal ini menandakan narkoba menjadi momok yang sangat menakutkan bagi semua orang, terkhusus bagi para pemuda generasi bangsa.Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa pengertian narkoba adalah zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya lainnya dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalahnya internasional maupun mengancam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat melemahkan ketahanan nasional dan menjadi salah satu penghambat jalannya pembangunan bangsa. Diperlukannya penanganan yang serius dalam menghadapi bahaya narkoba dan juga diperlukannya peran aktif dari semua pihak baik dari pihak pemerintah dan juga masyarakat.

Menurut laporan Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah tersangka kasus narkotika dan obat-obatan terlarang dari tahun 2009-2021 yaitu sejumlah 10.715 orang. Jumlah kasus narkotika yang berhasil ditangani yaitu sebanyak 6.894 kasus. Jumlah yang sangat tinggi bagi negara ini, angka ini belum termasuk kedalam pengguna yang belum ditangkap ataupun yang diketahui. BNN juga memberikan pernyataan yaitu nilai seluruh barang bukti aset narkotika yang berhasil disita yaitu mencapai 1 triliun dengan aset narkotika yang disita berupa ganja 28,47 juta gram, sabu 14,38 juta gram, pil ekstasi 5,02 juta butir dan obat-obatan jenis lainnya yaitu sebanyak 2,37 juta butir.

narkoba

Dampak buruk yang begitu besar ditimbulkan oleh narkoba sehingga upaya dalam memerangi narkoba yaitu memberikan edukasi terkait bahaya dan dampak buruk yang ditimbulkan oleh narkoba. Sosialisasi dilakukan di Balai Kelurahan Jatingaleh bersama remaja, anggota karang taruna Kelurahan Jatingaleh, dan sosialisasi ini juga didatangi oleh duta Genre Kota Semarang 2022. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan pemaparan materi dengan menggunakan media poster, yang selanjutnya dilanjutkan dengan penempelan poster di mading Kelurahan Jatingaleh.

narkoboy

Diharapkan dengan dilaksanakannya sosialisasi anti narkoba oleh anggota KKN Tim II 2022 di Kelurahan Jatingaleh ini dapat membangun kesadaran bagi remaja di Kelurahan Jatingaleh dan remaja di Indonesia untuk membantu memerangi narkoba di kalangan remaja. Membangun kesadaran merupakan sesuatu yang sangat penting, tetapi ternyata tidak selalu dimiliki oleh setiap orang. Tanpa adanya kesadaran diri, maka seseorang tidak akan termotivasi untuk maju dan berkembang, berbuat sesuatu, dan sebaliknya, akan menerima nasibnya apa adanya. Seperti efek domino dimana sebuah perubahan-perubahan kecil dapat membawa perubahan-perubahan besar sehingga negara Indonesia dapat terwujud generasi BERSINAR (Bersih Bebas Narkoba).

Penulis : Kelompok 3 Kelurahan Jatingaleh
DPL : Hendrik Anggi Setyawan, S.Pi., M.Si
Lokasi KKN : Kelurahan Jatingaleh, Kecmatan Candisari, Kota Semarang