Stop Penyebaran PMK !!! Mahasiswa KKN UNDIP berikan penyuluhan dan pendampingan tentang penerapan biosecurity yang baik demi menekan peyebaran berbagai penyakit ternak khususnya PMK (Penyakit Mulut dan Kuku)

Whats-App-Image-2022-08-13-at-8-31-05-PM

Kopeng (26/07/2022) – Wabah penyakit ternak yang saat ini sedang ramai diperbincangkan yaitu penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Penyakit mulut dan kuku merupakan penyakit infeksi virus yang sifatnya akut dan sangat mudah menular dari satu hewan ke hewan lain. Penyakit tersebut menyerang hewan berkuku genap, salah satunya yaitu hewan ternak sapi. Penyakit mulut dan kuku merupakan penyakit infeksi virus yang sifatnya akut dan sangat mudah menular dari hewan ke hewan lain. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi.

Desa Kopeng merupakan salah satu desa di Kabupaten Semarang yang memiliki jumlah populasi sapi perah cukup banyak sekaligus menjadi desa dengan kasus penyakit mulut dan kuku yang tinggi. Dampak yang diakibatkan oleh banyaknya ternak yang terinfeksi PMK yaitu produksi susu sapi perah yang menurun drastis dan kerugian lainnya seperti kematian ternak. Pak Sigit Eko selaku ketua kelompok ternak di Desa Kopeng, menyatakan bahwa “berdasarkan observasi yang saya lakukan dan data yang ada sekitar 80% ternak di Desa Kopeng terinfeksi PMK”.

Whats-App-Image-2022-08-13-at-8-31-50-PM

Program ini merupakan suatu program penyuluhan dan pendampingan terkait pentingnya rekording perkawinan pada sapi perah untuk mengoptimalkan produktivitas ternak.
Pak Nano selaku salah satu peternak di desa kopeng menuturkan “saya memiliki 9 ekor ternak sapi dan seluruhnya terinfeksi penyakit mulut dan kuku bahkan satu diantaranya mati karena penyakit tersebut”. Pernyataan dari peternak tersebut membuktikan adanya dampak buruk yang dirasakan peternak akibat penyakit PMK. “Saya belum tau pasti bagaimana cara mencegah penyakit itu supaya tidak semakin menyebar ke ternak lain, ya saya hanya semprot baju sebelum masuk kandang dan semprot kandang saya dengan desinfektan itu saja” ungkap Pak Nano.

Upaya pengendalian wabah PMK ini perlu dilakukan untuk memperbaiki kondisi peternakan di Desa Kopeng. Langkah yang dilakukan yaitu dengan edukasi dan pendampingan penerapan biosecurity kepada peternak. Biosecurity merupakan upaya untuk memutuskan rantai masuknya agen penyakit ternak. Penerapan biosecurity pada peternakan rakyat di Desa Kopeng dilakukan untuk melindungi ternak dari bahaya serangan penyakit dan sebagai langkah awal pengendalian wabah penyakit. Adapun konteks biosecurity yang dimaksud yaitu meliputi cuci tangan sebelum masuk kandang, desinfeksi kandang, pemakaian baju khusus ke kandang, isolasi ternak yang sakit dan pembatasan kunjungan ke kandang.

Penulis :Isna Masnia Alfian – Fakultas Peternakan dan Pertanian
Lokasi : Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
DPL : Nikie Astorina Yunita D., SKM., M. Kes.