Angka Pengguna Narkoba di Indonesia Meningkat, Mahasiswa KKN UNDIP Menginisiasi Gerakan Remaja Berantas Narkoba!

Wonotingal, Semarang (13/8). Tim KKN II 2021/2022 diterjunkan oleh Universitas Diponegoro, salah satunya adalah di kelurahan Wonotingal kecamatan Candisari kota Semarang. KKN dilaksanakan sejak 5 Juli-18 Agustus 2022.

Salah satu permasalahan yang didapatkan di Wonotingal yaitu terdapat riwayat peristiwa transaksi peredaran narkoba di kelurahan ini. Oleh karena itu, diperlukan langkah preventif dan antisipasi lebih lanjut sehingga menurunkan atau bahkan meniadakan angka pengguna maupun pengedar narkoba di Wonotingal.

Setelah dilakukan survey lebih lanjut, kami mengamati bahwa Wonotingal memiliki tingkat sekolah yang terdiri dari TK hingga SMP, khususnya di daerah RW 05. Keberadaan sekolah ini kemudian menjadi target utama kami untuk dapat memberikan edukasi secara mendasar kepada anak dan remaja terkait Narkoba.

Tergerak untuk membantu mengatasi masalah yang terjadi, kami mahasiswa peserta KKN Tim II Undip 2021/2022 dengan bimbingan DPL bapak Farid Agushybana, mengadakan program multidisiplin “Gerakan Remaja Berantas Narkoba”. Program ini dilaksanakan pada 19 Juli 2022, bertempat di SMPN 05 Semarang. Program ini memiliki sasaran siswa/siswi di SMPN 05 Semarang, sehingga kedepannya sasaran yang bersangkutan bisa terus melanjutkan kemanfaatan serta keberlanjutan program sebagai penggerak gerakan bebas narkoba selaku generasi muda penerus masyarakat dan bangsa.

Whats-App-Image-2022-08-14-at-1-37-39-AM

Program ini diawali dengan edukasi mengenai pengertian narkoba, jenis narkoba, bahaya narkoba, dan cara menjauhi narkoba. Dilanjutkan diskusi dan tanya jawab bersama siswa/i mengenai materi yang telah disampaikan. Dilakukan juga sesi permainan berkaitan materi mengenai narkoba, sehingga peserta program dapat lebih memahami materi yang telah disampaikan. Setelah itu dilakukan pemasangan poster edukasi mengenai narkoba. Melalui program ini, diharapkan dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba, terutama oleh remaja di Wonotingal.

“Terimakasih kakak-kakak undip yang sudah sangat jelas mengajarkan kami mengenai bahaya narkoba. Acaranya sangat seru kak,” ujar Muthi, salah satu siswi kelas 7.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terutama remaja di Wonotingal mengenai bahaya narkoba, serta menurunkan angka penyalahgunaan narkoba dan barang sejenisnya, sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) dari WHO yaitu kehidupan sehat dan kesejahteraan.

Oleh :
Rafii Reyhan Alifandian
Galuh Tri Hanggoro
Bintang Radeza Putra
Khalda Kultsun Salsabila Rilanto
Yohanna Juniar Br. Simamora
Bella Averina Jonathan

DPL : Farid Agushybana, SKM, DEA, Ph.D.