Home » beranda » Tambak Udang sebagai Salah Satu Komoditas Unggulan Desa Bulumanis Lor

Tambak Udang sebagai Salah Satu Komoditas Unggulan Desa Bulumanis Lor

TAMBAK
Desa Bulumanis Lor, Margoyoso, Pati (06/01/2018). Lokasi Desa Bulumanis Lor yang berdekatan langsung dengan laut Jawa membuat masyarakat desa memanfaatkan lahan yang berdekatan dengan laut sebagai lahan budidaya ikan bandeng, nila, dan udang. Lokasi tambak dari permukiman desa berjarak kurang lebih 2 Km. Tujuan Tim I KKN Undip 2018 berkunjung ke tambak adalah untuk mengidentifikasi kondisi langsung tambak sehingga dapat diperoleh informasi mengenai permasalahan dan potensi yang dihadapi dalam mengembangkan tambak.
BERKUNJUNG KETAMBAK
Saat mengunjungi tambak mahasiswa bertemu dengan salah satu pengelola tambak udang dan bandeng dan memperoleh informasi permasalahan bahwa petani tambak mengalami kesulitan pengairan saat musim kemarau, selain itu juga pengairan tercemar air limbah tepung tapioka. Kondisi saat ini petani tambak mengalami gagal panen. Adapun untuk pemanenan ikan bandeng biasanya 1 kali dalam tiga bulan, dan pendistribusian hasil dijual kepada pengepul desa sebelum di distribusikan lebih jauh lagi. Selain dijual segar ikan dan udang yang ada di tambak, ada juga pengelolaan terasi dari udang rebon yang kualitasnya sangat baik karena langsung dari udang rebon yang kecil-kecil. Terasi masih dikelola secara sederhana dan juga tidak semua petani tambak mengelola terasi, hanya tambak yang memiliki udang rebon saja. Adapun 1 kg terasi khas Bulumanis Lor dijual seharga Rp125.000, dan dijual di masyarakat desa Bulumanis karena belum sempat didistirbusikan jauh sudah habis dibeli oleh masyarakat desa. Kualitas terasi udang yang diproduksi masyarakat Bulumanis merupakan kualitas super karena asli dari udang dan juga tanpa bahan campuran apapun.(Sabana&Riza)
FOTO BERSAMA

Mahasiswa KKN Tim 1 Undip bersama masyarakat pengelola tambak Desa Bulumanis Lor

Editor by : Dr. Adi Nugroho, M.Si