Kurangi Sampah, Mahasiswa KKN UNDIP Melakukan Pengolahan Sampah Organik di Desa Kenteng menjadi Kompos

WhatsApp Image 2022-08-14 at 12.53.11 (2)

Mahasiswa KKN UNDIP di Desa Kenteng Melakukan Pendampingan Penggelolaan Sampah Organik menjadi Kompos di TPS 3R Kenteng Serasi

Kenteng (24/7/2022), mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP 2021/2022 telah melaksanakan program kerja mengenai Program Pendampingan Optimalisasi Penggolahan Sampah Organik TPS Kenteng Serasi menjadi Kompos. Sebagai langkah penggurangan dan penggolahan sampah organik dibuat inovasi dengan memanfaatkan limbah peternakan dan sampah organic di TPS 3R Kenteng Serasi Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang oleh Istiningsih mahasiswa jurusan S-1 Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.

Pendampingan penggolahan sampah organic menjadi kompos di TPS 3R Kenteng Serasi dan ibu-ibu PKK dilakukan karena di Desa Kenteng penggolahan sampah organik belum dilakukan dengan baik. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik di lingkungan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu estetika. Selain itu, sampah organik yang menumpuk akan menjadi media perkembangbiakan vektor dan hewan pengerat. Oleh karena itu, pendampingan penggelolaan sampah organic menjadi kompos perlu dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah organik. Pelaksanaan pendampingan pembuatan kompos dari sampah organik dapat memberikan dampak positif bagi anggota TPS 3R Kenteng Serasi dalam menambah pendapatan dengan cara menjual kompos yang diolah dari sampah organik yang dikumpulkan saat pemilahan. Sedangkan untuk masyarakat, pengolahan sampah organik menjadi kompos memiliki dampak positif berupa rumah dan lingkungan menjadi lebih bersih.

KOMPOS ISTI

Mahasiswa KKN UNDIP Desa Kenteng Menggelar Pendampingan Pembuatan Kompos dari Sampah Organic ke Ibu-Ibu PKK Desa Kenteng

Pendampingan pembuatan kompos dari sampah organik di TPS 3R Kenteng Serasi dilakukan dengan cara demontrasi cara pembuatannya dan menerangkan alat bahan yang digunakan dan takarannya. Pembuatan kompos di TPS 3R Kenteng Serasi dilakukan dalam skala yang banyak dikarenakan hasil dari kompos nanti akan dijual belikan ke masyarakat. Pembuatan kompos pada TPS 3R Kenteng Serasi dilakukan untuk memanfaatkan sampah organic hasil buangan masyarakat yang menumpuk. Pendampingan pembuatan kompos dari sampah organik pada ibu-ibu PKK Desa Kenteng berjumlah 29 orang bermanfaat untuk mengurangi sampah organik dan memanfaatkannya untuk menjadi pupuk tanaman rumah. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pembuatan kompos dilakukan untuk mengurangi penggunaan pupuk pestisida pada tanaman. Pupuk kompos lebih ramah lingkungan digunakan pada tanah karena tidak membunuh mikroorganisme yang bermanfaat pada tanah namun menambah mikroorganisme baik pada tanah.

Pembuatan kompos yang dibuat menggunakan alat berupa skop, ember, wadah atau terpal penutup kompos. Sedangkan bahan yang digunakan adalah kotoran hewan, media bekas jamur dan sampah organik dengan perbandingan 1:1:3. Sedangkan bahan untuk larutan bakteri kompos dibuat dari bakteri EM 4, molasses dan air dengan perbandingan 1:1:50. Kompos dibuat dengan keadaan anaerob atau tanpa oksigen agar terjadi penguraian yang sempurna oleh bakteri EM 4. Pembuatan kompos dilakukan selama dua minggu jika sampel sampah organik dalam keadaan kering, namun jika keadaan sampah organik basah pembuatan kompos berlangsung selama satu bulan. Kompos yang bagus memiliki ciri-ciri berwarna hitam kecoklatan, memiliki bau seperti tanah dan jika diremah akan mengepal. Aplikasi kompos dapat dilakukan pada tanaman pertanian, tanaman perkebunan, tanaman kehutanan, tanaman hias dan tanaman pakan. Kompos digunakan dengan cara diberikan disamping tanaman dengan jumlah yang tidak berlebihan, apabila pemberian kompos berlebihan akan mengakibatkan tanaman mati.

WhatsApp Image 2022-08-14 at 12.53.18 (1)

Penyerahan sampel kompos ke Mahasiswa KKN UNDIP untuk dianalisis di lab. kimia dan kesuburan tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Mahasiswa KKN UNDIP selain melakukan pendampingan pembuatan kompos dari sampah organik, juga melakukan analisis kandungan unsur kompos yang dihasilkan. Analisis kandungan unsur kompos dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan unsur kompos yang dapat mempermudahkan dalam pemasaran di sekitar Desa Kenteng.

“Setelah dilakukan pendampingan pembuatan kompos dari sampah organik saya menjadi paham bagaimana cara pembuatannya, alat dan bahan yang digunakan dan ciri-ciri kompos yang baik. Selain itu, pendampingan pembuatan kompos dari sampah organic dapat bermanfaat bagi kami karena menambah penghasilan dan ilmu dalam penggelolaan sampah” ujar Edi anggota TPS 3R Kenteng Serasi Desa Kenteng, Rabu 10 Agustus 2022.

KKN Reguler Undip Tim II 2021/2022
Nama : Istiningsih
NIM : 23010119130124
Prodi : S 1 Peternakan
Fakultas : Peternakan dan Pertanian
DPL : Ir. Ibnu Pratikto, M. Si
Lokasi KKN : Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang

#KKNtimIIperiode2022 #P2KKNUndip #LPPMUndip #Undip