Mahasiswa KKN Tim II Undip Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi kepada Ibu-Ibu PKK

IMG-3867
apk download gambar

Kebonlegi, Magelang (3/8/2022)

Mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip) yang melakukan KKN di Desa Kebonlegi, Kaliangkrik membuat program kerja berupa sosialiasi yang ditujukan kepada ibu – ibu PKK dengan tema “Pentingnya Memilih Ikan Segar Yang Layak Untuk Di Konsumsi”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa bernama Vita Oktaviani dari program studi Akuakultur (Budidaya Perairan),  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Proker ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan tema KKN yang di usung  yaitu Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDG’s, Program Anti Narkoba, dan Kesadaran Stunting.

Indonesia memiliki luasan perairan yang luas dengan kekayaan bawah laut yang berlimpah. Ikan merupakan salah satu sumber bahan makanan yang mengandung protein yang popular dan terbukti sangat baik untuk kesehatan tubuh. Selain memiliki kandungan protein yang tinggi serta rendah lemak, ikan juga mengandung nutrisi  yang bermanfaat bagi tubuh, diantaranya adalah omega 3 yang memiliki manfaat untuk pertumbuhan otak pada anak, kalsium dan fosfor untuk pembentukan tulang dan gigi, serta vitamin D yang dapat membuat tulang, gigi dan otot selalu dalam kondisi prima. 

Dibalik kandungan nutrisinya yang begitu banyak manfaat, ikan juga merupakan salah satu bahan makanan yang sangat mudah mengalami kerusakan. Ikan yang sudah rusak tentunya akan mengalami penurunan nilai nutrisi yang dikandungnya, dan bahkan dapat menjadi berbahaya bagi konsumen apabila ikan sudah mengalami pembusukan. Oleh sebab itu, kita perlu mengenali dan dapat membedakan ikan segar yang layak untuk dikonsumsi agar kandungan nutrisinya bisa kita peroleh secara optimal. Pemerintah Indonesia sendiri telah menentukan standar ciri dari ikan segar yang ditulis dalam SNI 2729:2013 tentang Ikan segar yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) 

Membedakan ciri ikan segar dan tidak segar dapat dilihat dari bentuk ikannya tersebut. Yuk, simak ciri – ciri ikan segar berikut ini.

Mata

Ikan yang segar cenderung memiliki bola mata yang cembung sedikit menonjol, jernih, dan cerah serta memiliki warna yang spesifik sesuai dengan jenis ikannya. Sementara ikan yang tidak segar memiliki ciri seperti bola mata yang cekung ke dalam, kornea yang sangat keruh, pupil berwarna abu-abu dan tidak mengkilap

Insang

Paastikan melihat insang sebelum memilih ikan. Insang dari ikan segar berwarna merah tua atau coklat kemerahan, cemerlang dan adanya sedikit sekali lapisan lendir transparan sehingga memiliki tekstur yang basah. Sementara ikan yang sudah tidak segar memiliki warna insang yang keabu- abuan, atau coklat keabuabuan dengan lendir coklat yang bergumpal

Lendir Pada Permukaan Badan

Memiliki lapisan lendir yang jernih, bening, dan mengkilap serta cerah di seluruh badannya merupakan ciri salah satu ciri dari ikan segar. Sementara itu, ikan yang tidak segar memiliki lapisan lendir yang tebal serta menggumpal dan terjadi perubah warna menjadi kusam diseluruh tubuh ikan.

Daging

Ikan yang segar memiliki sayatan yang cemerlang, spesifik jenis, dan memiliki jaringan daging yang kuat. Sementara ikan yang sudah tidak segar memiliki sayatan daging yang kusam dan jaringan daging rusak.

Bau

Ikan yang segar memiliki bau yang khas sesuai dengan jenis ikan masing – masing. Serta ikan yang segar tidak akan mengeluarkan bau yang aneh ataupun bau yang menyengat. Sementara ikan tidak segar memiliki bau busuk yang kuat.

Tekstur

Tekstur ikan segar yaitu daging sangat padat, kenyal, dan sangat elastis apabila disentuh. Apabila ingin mengetahuinya dengan cara menekan bagian tubuh ikan, jika daging yang ditekan kembali kebentuk semula maka ikan tersebut termasuk ikan yang masih segar. Sementara ikan tidak segar memiliki tekstur daging yang sangat lunak, dan bekas jari tidak hilang apabila ikan disentuh.

Penulis : Vita Oktaviani (Akuakultur – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro)
DPL : Triyono, S.H., M.Kn