Edukasi Dampak Sampah Bagi Biota dan Lingkungan Laut kepada Anak-Anak di Kelas Melukis Terpadu

IMG-2417

Anggota tim II KKN UNDIP, Raisha Fahmida Dwi Lestari, melakukan edukasi mengenai dampak sampah terhadap biota dan lingkungan laut kepada anak-anak di kelas melukis (23/07/2022). Kegiatan kelas melukis yang ada di Kelurahan Dadapsari telah rutin diadakan setiap seminggu sekali. Mulai dari balita hingga usia sekolah dasar selalu bersemangat mengikuti kelas melukis tersebut. Edukasi ini dilakukan dengan media poster dan gambar. Setiap anak menghias gambar pantai yang bebas dari sampah.

Sampah merupakan masalah terbesar hingga saat ini. Jumlah konsumsi sampah plastik diprediksi mencapai 500 juta hingga 1 milyar kantong dalam satu tahun. Konsumsi plastik secara berlebihan dapat mengakibatkan penumpukan sampah. Kantong plastik sulit terurai di alam karena bukan berasal dari bahan atau senyawa organik. Sampah plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun untuk dapat terurai dengan baik. Sampah plastik yang berada di darat lama kelamaan akan terbawa menuju laut dan mencemari lingkungan laut, tidak terkeculai hewan yang ada didalamnya.

Dalam prosesnya sampah hancur menjadi partikel yang lebih kecil dan tanpa sadar dikonsumsi oleh hewan-hewan di lautan sehingga hewan-hewan laut terseut mengalami kematian akibat sampah tersebut. Keselamatan biota laut menjadi terancam, seperti penyu mengira sampah plastik adalah ubur-ubur yang menjadi target mangsanya. Pada kasus lainnya, sampah plastik dapat menyebabkan penyakit pada terumbu karang, dimana 89% studi menyebutkan bahwa terumbu karang yang bersentuhan dengan plastik cenderung mudah terkena penyakit dan mengalami kematian.

IMG-2426

Diharapkan dengan adanya edukasi ini dapat menumbuhkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang dampak pencemaran sampah bagi lautan. Edukasi ini secara tidak langsung membuka wawasan mengenai dunia bawah laut dan diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian anak-anak terhadap biota dan lingkungan laut.