Dasar Pertolongan Pertama, Mahasiswa KKN UNDIP Galakkan P3K pada Komunitas PKK Desa Cingkrong!

IMG20220718164302

Pelaksanaan edukasi mengenai P3K dalam lingkup rumah tangga oleh mahasiswa KKN UNDIP kepada komunitas PKK Desa Cingkrong (18/07/2022)

Grobogan (15/8) – Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan bisa menimpa siapa saja. Tak bisa dipungkiri bahwa kecelakaan sering kali mengakibatkan suatu kerugian bagi yang mengalaminya, dari cedera ringan hingga bisa menyebabkan kematian. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2018, terdapat 109.215 kasus kecelakaan yang terdiri dari 29.472 meninggal dunia, 13.315 luka berat, dan 130.571 luka ringan (BPS, 2021). Adapun sebanyak 44,7% kasus cedera terjadi di rumah dan lingkungannya dimana angka tersebut cukup mendominasi tempat kejadian kecelakaan (Riskesdas, 2018). Oleh karena itu, pertolongan pertama pada kecelakaan menjadi hal krusial yang perlu diketahui terutama dalam masyarakat.

Untuk meminimalisasi peningkatan angka kematian dan kesakitan serta dampak yang ditimbulkan dari kecelakaan, mahasiswa KKN UNDIP Desa Cingkrong melakukan program edukasi mengenai P3K dalam lingkup rumah tangga. Hal ini bertujuan guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan masyarakat Desa Cingkrong dalam melakukan P3K dengan tepat.

AEFBDC98-21-FD-4-C40-A068-3476-A9765-A9-A

Potret mahasiswa KKN UNDIP bersama ibu-ibu PKK Desa Cingkrong (18/07/2022)

Intan Wulandari (21) selaku mahasiswa KKN UNDIP jurusan kedokteran berupaya menyerukan dan menghimbau masyarakat Desa Cingkrong melalui komunitas PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) untuk mengetahui lebih jauh tentang P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) serta mampu menerapkannya dengan tepat. Penggalakan P3K ini tidak hanya melalui edukasi penyuluhan secara langsung, tetapi juga menggunakan berbagai bentuk media seperti video peragaan, pamflet, dan poster dengan materi yang dikemas semenarik mungkin dan tentunya informatif.

Dengan dilakukannya program edukasi mengenai P3K ini diharapkan bahwa masyarakat semakin siaga terhadap terjadinya dampak akibat kecelakaan serta mampu melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dengan tepat. Apabila tindakan yang dilakukan sudah tepat maka risiko terjadinya cedera berat hingga kematian dapat dihindari.

Penulis : Intan Wulandari
DPL : Dra. Dewi Rostyaningsih, M.Si.
Lokasi KKN : Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan