Mahasiswa KKN Undip Bantu Mutakhirkan DTKS Dalam Rangka Akuratkan Data Penerima Program Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat

Whats-App-Image-2022-08-16-at-11-11-59-1

Dokumentasi Pribadi

Boyolali (10/08) – Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial. DTKS perlu dimutakhirkan secara berkala karena urgensinya dalam mewujudkan kesuksesan pelaksanaan program perlindungan sosial.

Ketersediaan DTKS yang akurat dan mutakhir dipergunakan sebagai basis data yang digunakan untuk menyalurkan anggaran perlindungan sosial agar tepat sasaran. Perlindungan sosial menjadi salah satu bidang yang menjadi fokus dan prioritas dalam program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Mahasiswa KKN Tim 2 Universitas Diponegoro yang diterjunkan ke Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali berinisiatif untuk menyambut permintaan bantuan Pemerintah Desa dalam melaksanakan pemutakhiran DTKS. Dengan jumlah anggota 10 orang mahasiswa, seluruhnya dikerahkan untuk menjadi petugas verifikasi dan validasi yang akan terjun ke seluruh Dukuh, RW, dan RT di Desa Samiran. Mahasiswa kemudian dibagi ke dalam tim kecil yang terdiri dari 2 orang untuk mengefektifkan proses pemutakhiran DTKS. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang harus diverifiksi dan divalidasi adalah sejumlah 400 KPM sehingga tiap mahasiswa dibebani tanggung jawab untuk memverifikasi 40 KPM.

Whats-App-Image-2022-08-16-at-11-11-58

Dokumentasi Pribadi

Setelah memperoleh DTKS yang harus diverifikasi, mahasiswa masih perlu untuk mengolah data yang diberikan untuk diurutkan dan dikelompokkan sesuai dengan RT dan RW masing-masing. Ini dilakukan untuk memudahkan proses verifikasi yang nantinya harus dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan. Untuk diketahui, proses pemutakhiran ini dilakukan dengan megunjungi rumah-rumah warga KPM secara door to door dan sesuai dengan nama serta alamat penerima atau by name by address. Dengan berbekal Surat Tugas dari Pemerintah Desa serta formulir verifikasi dan validasi, mahasiswa terjun ke lapangan selama kurang lebih satu bulan sejak 12 Juli 2022 hingga 13 Agustus 2022.

Dari hasil survey lapangan, Mahasiswa KKN menemukan banyak kejadian mengharukan mulai dari keadaan masyarakat dengan pendapatan minim, masyarakat lanjut usia dengan kondisi kesehatan menurun serta beberapa masyarakat dengan kondisi rumah yang tidak layak tanpa fasilitas kamar mandi dan masih banyak hal lainnya. Kondisi inilah yang kemudian menjadi motivasi Mahasiswa KKN untuk bisa secara teliti dan hati-hati dalam melakukan verifikasi dan validasi karena sedikit saja kesalahan akan berpengaruh terhadap status masyarakat dalam menerima program perlindungan sosial. Mahasiswa KKN Tim 2 Universitas Diponegoro diharapkan mampu memberikan kontribusi secara nyata dalam menyediakan data valid kesejahteraan sosial di wilayah Boyolali, khususnya Desa Samiran. Data tersebut diharapkan mampu membantu Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam melakukan pendataan kesejahteraan sosial.

#KKNTimIIPeriode2022 #P2KKNUndip #LPPMUndip #Undip #seloludihati

Penulis : Ardaffa Firezha Wirandika
DPL : Dr. Khairul Anam, S.Si., M.Si.

Ardaffa Firezha Wirandika
NIM 14010119130099
Ilmu Pemerintahan – FISIP