Reportase I: Penyluhan Tentang Imunisasi Dan KIPI Kepada Masyarakat Kota Semarang

Kegiatan penyuluhan tentang imunisasi dan KIPI kepada masyarakat rw 16, kelurahan Sendangmulyo, kota Semarang (3/08/2022)

Sendangmulyo, Tembalang, Kota Semarang (3/08/2022)- Program monodisiplin KKN Tematik UNDIP Tim II yang dilaksanakan pada 25 Juli- 25 Agustus 2022 dalam rangka mendukung percepatan imunisasi BIAN. Telah dilaksanakan penyuluhan tentang imunisasi dan KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) yang bertepatan di RW 16 kelurahan Sendangmulyo. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 20 orang.

Dewasa ini terjadi pandemi covid 19 yang cukup lama sehingga menjadi suatu hal yang menakutkan untuk masyarakat. Padahal justru tidak ada hubungan antara imunisasi dengan pandemi, imunisasi mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin sementara pandemi suatu bencana epidemologis yang harus cepat ditangani dengan cara terbaik. Pada pandemi covid 19 cara untuk menekan presentase kematian yaitu dengan melaksanakan vaksinasi begitupun juga dengan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme lain. Namun ada beberapa permasalahan yang aneh yaitu masyarakat malah takut melakukan imunisasi karena masyarakat sangat mudah termakan hoaks seperti vaksin itu haram, vaksin itu tidak aman, merasa dirinya dijadikan kelinci percobaan dan lain sebagainnya. Disini saya sebagai mahasiswa berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksin yang dibutuhkan saat keadaan pandemi dalam artian itu darurat dan sudah dijamin keefektivannya serta telah disetujui oleh pemerintah di suatu bahkan di berbagai negara itu diperbolehkan. kita tidak mungkin dijadikan kelinci percobaan karena pemerintah mengetahui itu adalah pelanggaran kode etik. Vaksin yang diedarkan oleh petugas kesehatan yang sudah tervalidasi apalagi sudah disetujui oleh pemerintah pastinya vaksin itu aman dan poten sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkannya lagi.

Kegiatan penyuluhan ini berisi mengenai beberapa materi penting antara lain imunisasi hingga jadwal pelaksanaan imunisasi. Kegiatan ini bertujuan agar memahamkan masyarakat terutama kaum wanita tentang pentingnya imunisasi karena mereka semua juga suatu sat akan memiliki anak atau setidaknya mereka memiliki wawasan kepedulian terhadap diri sendiri. Sebenarnya perihal imunisasi dan vaksin ini tidak hanya kaum wanita saja yang perlu belajar seluruh masyarakat tidak pandang bulu, wanita, pria, bahkan remaja pun penting memiliki pengetahuan tentang hal ini, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti seperti misalnya ada pandemi atau seorang bayi yang ditinggal ibunya sehingga harus sang ayah yang mengurusnya, jadi wawasan mengenai imunisasi dan vaksin penting untuk dipahami agar seluruh masyarakat tidak hanya kaum wanita saja dapat membentengi diri dari hoaks murahan. Pada kegiatan ini saya juga menghimbau untuk tidak perlu khawatir apabila setelah imunisasi terjadi demam ringan. Disini saya berusaha memahamkan bahwa demam adalah reaksi sistem imun yang wajar dan akan turun hingga sendirinya. Yang perlu diwaspadai yaitu KIPI, karena KIPI demam tidak wajar diserati syok dan ruam kulit hingga kejang. Namun disini saya berusaha memahamkan bahwa hal tersebut dapat dicegah dan hal itu tidak akan pernah terjadi lagi. Untuk materi selengkapnya dapa di akses di link berikut

https://drive.google.com/file/d/1vDyMGi63T73ts2Bt4gRJxjj-wOr2aKS0/view?usp=drivesdk

Bagaimana keseruan kegiatan ini dapat disaksikan pada link youtube berikut

Membagikan leaflet kepada masyarkat sebagai edukasi

Penulis dan pelaksana program : Khofifah Wuri Ariyanto, Nim 22010318130062

Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Ir. Martini.,M.Kes dan drh. Siti Susanti.,phD