RAPAT PEMBENTUKAN SENTRA JAHE MERAH DI DESA PEGUNDAN

Desa Pegundan merupakan desa yang terkenal dengan produk olahan jahe merah seperti sirup jahe merah, bubuk jahe merah, enting-enting dan jenang jahe merah. Olahan jahe merah yang terdapat di desa ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kabupaten Pemalang khususnya kecamatan Petarukan.  Bahkan, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini produk olahan jahe merah yang dihasilkan telah tersebar di provinsi Jawa Tengah pada acara-acara tertentu.

Produk oalahan jahe merah tersebut dibuat dan dikembangkan oleh pasangan suami istri bapak Karyono dan ibuk Idoh yang berprofesi sebagai guru di Sekolah Dasar, selain itu bapak Karyono juga menjabat sebagai kepala sekolah di tempat beliau mengajar. Semangat yang tak pernah pudar dari pasangan suami istri ini tak diragukan lagi oleh warga desa, sebelum berhasil membuat olahan jahe sperti sekarang, tidak sedikit mereka mengalami kegagalan dalam produksinya. Bermodalkan semangat dan belajar otodidak serta antusias mengikuti berbagai pelatihan, kini olahan jahe merah tersebut telah menjadi ciri khas desa Pegundan.

Melihat potensi UMKM desa pegundan ini, kami mahasiswa TIM I KKN UNDIP kelompok 9 desa Pegundan tergerak hati dan pemikiran untuk terjun bersama warga dan seluruh pihak terkait agar jahe merah memiliki sentra untuk pengembangan kedepannya. Melakukan survey ke berbagai pihak terkait, belajar metode penanaman jahe merah,pengolahan jahe merah dan pemasarannya adalah langkah awal yang kami kerjakan sebelum hadir dalam rapat pembentukan sentra jahe merah.

Sebelum rapat pada hari rabu malam tanggal 17 Januari diselenggarakan di Balai Desa Pegundan, pada hari senin tanggal 15 Januari kami melakukan rapat dengan kepala desa pegundan mengenai Rencana Anggaran Biaya untuk pembuatan sentra jahe merah dan pada malam hari nya kami berkoordinasi dan berdiskusi dengan bapak Waludi yang merupakan pemilik lahan yang berniat baik menghibahkan sebidang tanahnya untuk dijadikan lahan penanaman jahe merah.

Pada rapat ini, terdapat beberapa keputusan yang disepakati oleh warga desa, stakeholder perangkat desa, pemilik lahan (bapak waludi) dan kelompok tani jahe merah diantaranya:

  1. Lahan yang dihibahkan kepada kelompok tani jahe merah dalam kurun waktu dekat ini akan ditanami jahe merah dengan beberapa metode.
  2. Mahasiswa KKN turut membantu serta dalam proses pengolahan lahan, penanaman dan pemeliharaan jahe merah selama masih berada di lokasi KKN.
  3. Untuk metode penanaman jahe merah akan  dibantu oleh bapak Karyono untuk  step pengolahannya.
  4. Bapak Waludi akan melakukan monitoring berkala untuk melihat perkembangan dari lahan yang akan digadang-gadang menjadi sentra jahe merah desa pegundan.

Editor: Yanuar Yoga Prasetyawan, M.Hum.