MINGGU KETIGA CERIA

minggu ketiga ceria
atas kiri:UMKM Telur asin, atas kanan:pembuatan arang dari sekam, bawah kiri: pertemuan rutin PKK

Pada minggu ketiga ini kami tim II KKN UNDIP Desa Sitemu melaksanakan program multidisiplin pada tanggal 25 Juli 2016 yaitu pendataan UMKM di 4 dusun Desa Sitemu. Pendataan UMKM ini dibantu oleh kader untuk menunjukkan rumah warga yang memiliki UMKM. Hari berikutnya pada tanggal 26 Juli 2016 kami mengikuti kegiatan rutin PKK di balai desa Sitemu, sekaligus kami mempublikasikan program multidisiplin kami kedua yaitu pembuatan nugget tempe sekaligus adanya  kegiatan donor darah pada tanggal 4 Agustus 2016. Di tempat lain, Anindita Rose Malinda menjalankan program pelatihan manajemen sumber daya di SD N 2 Sitemu. Pelatihan ini berupa pembuatan batik jumput. Batik jumput ini merupakan ketrampilan yang cukup sederhana dan bila dikembangkan dapat memberikan keuntungan. Pada tanggal 27 Juli 2016, Elisabeth Putri Hapsari, Alamanda Rosia Sari dan Usy Tiaranika menjalankan sosialisasi mengenai pencegahan dan pemberantasan terorisme, penggunaan alat tunai mandiri, budaya anti kekerasan.  Kami mengunjungi para warga secara langsung  dari dusun sitemu, dusun penanggalan, dusun karang wuluh sampai dusun guci. Para warga memberikan respon yang baik dengan adanya sosialisasi ini karena selain menyampaikan sosialisasi, kami juga bersilahturahmi dengan warga Desa Sitemu.  Hari berikutnya pada tanggal 28 Juli 2016 kami kedatangan tamu istimewa dari Badan Pertanahan Nasional untuk menyampaikan materi sosialisasi mengenai arti pentingnya sertifikat tanah. Kedatangan Badan Pertanahan Nasional ini termasuk program dari Ratri Nugraheni WKP. Sore harinya pukul 15.00, Andriyo Bagus Haryadi dan Vallencia Anggie Ariesta menjalankan program ke SMP N 4 Taman untuk memberikan sosialisasi mengenai pengenalan internet & penjualan online dan pelatihan public speaking. Murid SMP N 4 Taman memberikan respon yang baik bahkan mereka sangat kreatif saat diminta perwakilan public speaking. Hari berikutnya pada tanggal 30 Juli 2016, Ricky Petra Falendra menjalankan program pembuatan bahan bakar alternatif dari sekam. Program ini ditujukan untuk kelompok tani Desa Sitemu agar dapat memanfaatkan sekam sebagai limbah menjadi bahan bakar alternatif yang berguna. Sebelumnya, Ricky Petra Falendra membuat sebuah alat pembakaran sekam yang didesain dan dibuat sendiri. Kemudian dengan melakukan beberapa percobaan, akhirnya sekam dapat menjadi arang yang menjadi bahan bakar alternatif.