Pengendalian dan pencegahan konsumsi narkoba melalui pemberian pengetahuan tentang bahaya dan peraturan di Indonesia

Sumberejo, Kendal – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro 2016 di Desa Sumberejo, melaksanakan program kerja mengenai Pengendalian dan pencegahan konsumsi narkoba melalui pemberian pengetahuan tentang bahaya dan peraturan di Indonesia pada hari Rabu, 3 Februari 2016. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sumberejo.

Pada kesempatan tersebut sosialiasi dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan lebih kepada warga desa khususnya pemuda tentang bahaya narkoba karena mengingat dampak dari narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan dan mental seseorang bahkan sampai menyebabkan kematian. Sasaran dari sosialisasi tersebut ditujukan kepada pemuda mengingat pencegahan yang dilakukan dari usia dini lebih efektif. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini, baik “narkoba” atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis. Narkoba memang sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa. Dalam ketentuan Pidana UU No 22 Thn 1997 tentang Narkotika terdapat didalam Pasal 78 sampai dengan Pasal 104 yang mengatur tentang pelarangan, peredaran dan penggunaannya yang diperbolehkan maupun tidak diperbolehkan.

Diharapkan dengan adanya pemberian pemahaman kepada warga desa mengenai bahaya narkoba, warga desa dapat menghindari dan terjauh dari narkoba tersebut sehingga kehidupan di Desa Sumberejo dapat aman, nyaman dan sejahtera.