Home » beranda » Inovasi Tanam Jahe dengan Media Polybag

Inovasi Tanam Jahe dengan Media Polybag

Pendowo- KKN UNDIP TIM I Th. 2018-2019 terjun langsung ke masyarakat untuk mengamati salah satu program unggulan Desa Pendowo yaitu penanaman jahe dengan media polybag.

Sebelum adanya inovasi penggunaan media polybag, jahe ditanam pada tanah biasa, namun pada saat itu masyarakat Desa Pendowo tidak memperkirakan adanya perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau sehingga menyebabkan tanaman jahe kering lalu mati sehingga terjadi gagal panen.

Tahun ini masyarakat mencoba cara baru untuk meminimalisir kemungkinan gagal panen dengan mengubah media panen dan menyiapkan cara penyiraman apabila musim kemarau tiba. Penyiraman dilakukan mengandalkan cuaca, apabila hujan maka tanaman tidak perlu disiram tetapi jika tidak turun hujan lebih dari 4 hari maka dilakukan penyiraman secara manual. Penanaman jahe pada polybag dilakukan pada lahan kosong milik warga yang bersedia. Di dalam polybag terdapat campuran tanah merah, pupuk dan sekam padi.

Saat ini tanaman jahe yang ditanam oleh warga baru berusia 2 sampai 3 minggu. Waktu yang dibutuhkan jahe untuk dapat dipanen adalah sekitar 10 bulan. Jahe yang sudah dipanen langsung dijual ke pengepul tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Padahal jahe dapat diolah menjadi produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi seperti permen jahe, bubuk jahe, olahan kue, dan sebagainya. Oleh karena itu perlu diadakan sosialisasi dan pelatihan agar warga mengolah jahe yang mereka panen menjadi produk yang bernilai ekonomi lebih tinggi.20190109_071120