Penyuluhan Tentang Pemetaan Perubahan Luasan Mangrove Sebelum dan Sesudah dilakukan Konservasi Oleh Kelompok Tani “Mangrove Lestari” Desa Tugu Kecamatan Mangunharjo Semarang

305

Ekosistem mangrove merupakan salah satu dari tiga ekosistem pesisir yang memiliki peranan ekologis penting dalam mendukung kehidupan dan keberlangsungan dari sumberdaya perikanan. Hal tersebut dikarenakan fungsi mangrove sebagai tempat memijah dan asuhan bagi banyak biota air. Beberapa dekade terakhir keberadaan dari ekosisitem mangrove mengalami degradasi yang sangat signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luasan dan kerapatan mangrove setelah proses penanaman. Metode analisa perubahan luasan mangrove menggunakan citra satelit multi temporal dengan dilakukan pembuatan klasifikasi menggunakan metode supervised classification dengan nilai akurasi total 83% dengan Kappa koefisien 0,73%. Setelah terseleksi antara mangrove dan non mangrove maka dilakukan perhitungan kerapatan tajuk menggunakan algoritma NDVI dengan memanfaatkan panjang gelombang NIR dan RED.

Dalam rangka upaya konservasi laut mahasiswa KKN Undip 2017 melakukan aksi tanam mangrove di desa Tugu Kecamatan Mangunharjo Semarang . Acara tanam mangrove ini dihadiri oleh jajaran dosen UNDIP, mahasiswa KKN Undip 2017, dan kelompok tani ‘Mangrove Lestari’. Acara dibuka pada pukul 09.00 WIB tanggal 1 Januari 2017. Seluruh mahasiswa KKN Undip 2017 turut berpartisipasi dalam acara ini dan menanam bibit mangrove sebanyak Tiga Ratus bibit. Mahasiswa sangat antusias mengikuti acara ini, selain itu acara tanam mangrove juga mendapat apresiasi dari kepala desa Tugu dan camat kecamatan Mangunharjo. Acara diawali dengan sambutan dosen pembimbing KKN dan dilanjut sambutan dari bapak camat. Selesai sambutan seluruh mahasiswa langsung terjun ke tempat penanaman dan menanam bibit mangrove. Usai penanaman semua mahasiswa makan siang bersama dan kemudian mengambil foto bersama.