Jelang Idul Adha, Tim KKN UNDIP Sosialisasikan Metode Pemilihan Daging ASUH

https://drive.google.com/file/d/1xiGK-JmretEdGM3W-Z4x21tyeo2B6am5/view?usp=sharing

BUMIREJO – Tim II KKN Universitas Diponegoro tahun 2018 menyelenggarakan sosialisasi dengan tema “Metode Pemilihan Daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal)” di Balai Desa Bumirejo pada Rabu (25/7). Kegiatan tersebut bersamaan dengan acara selapanan ibu-ibu PKK Desa Bumirejo yang rutin diselenggarakan setiap bulannya.

 

Materi disampaikan oleh Fatimah, mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro. Materi yang disampaikan meliputi metode pemilihan daging hewan yang berkualitas serta pendeteksian daging ayam tiren. Kualitas daging yang disorot dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah aman, sehat, utuh dan halal atau yang biasa disingkat sebagai ASUH. Keempat aspek tersebut merupakan hal wajib yang harus diketahui oleh ibu-ibu rumah tangga yang merupakan penyedia konsumsi di rumah. Penyampaian materi ini dinilai sangat tepat, terlebih dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, umat muslim akan merayakan hari raya ‘Idul Adha.

 

Menurut Fatimah, pemilihan daging yang baik dan berkualitas merupakan salah satu kunci dalam pemenuhan gizi keluarga, serta sebagai langkah awal untuk mencegah terjangkitnya penyakit berbahaya yang berasal dari konsumsi daging yang tidak berkualitas dan tidak layak untuk dikonsumsi. Materi lain yang disampaikan dalam kesempatan tersebut yakni mengenai berbagai jenis penyakit dan bahaya yang ditimbulkan dari daging yang tidak memenuhi kriteria ASUH. Berbagai penyakit yang disampaikan merupakan kasus-kasus nyata yang marak terjadi di masyarakat. “Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu untuk memilah dan memilih daging yang baik dan berkualitas untuk keperluan konsumsi sehari-hari, sehingga timbul kesadaran dalam masyarakat untuk tidak mengkonsumsi daging yang buruk meski dengan harga yang relatif murah, untuk menghindari terjadinya dampak negatif yang dapat ditimbulkan”, ujar Ardik Putra Pratama selaku koordinator KKN Desa Bumirejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.

https://drive.google.com/file/d/1EjwI3eLr6Tin1ZqjUIl9dKEgu_EXvjfC/view?usp=sharing

EDUKASI METODE ASAP CAIR UNTUK PENGOLAHAN IKAN BANDENG OLEH TIM II KKN UNDIP DESA LIMBANGAN

Limbangan

Minggu (12/08/18) – Pertambakan merupakan salah satu potensi yang ada di Desa Limbangan. Dengan adanya pertambakan ini membuat masyarakat Desa Limbangan menjadi maju dalam perekonomian. Limbangan yang dikelilingi oleh laut ini menjadi latar belakang masyarakat desa untuk membuat pertambakan. Pengelolaan tambak itu sendiri hanya bisa dilakukan di perairan yang bersalinitas asin, dikarenakan benih ikan yang akan dibudidaya adalah salah satu jenis benih ikan yang bisa hidup di salinitas asin, sebut saja ikan Bandeng (Chanos chanos). Jenis ikan ini akan tumbuh besar apabila mendapatkan nutrisi yang berasal dari air laut itu sendiri, salah satunya adalah plankton.

Benih ikan yang sudah tumbuh besar biasanya diijual masyarakat ke luar Desa Limbangan, dipasarkan dan diolah menjadi berbagai olahan makanan, salah satunya Bandeng Presto. Daging yang dimiliki ikan Bandeng ini merupakan latar belakang mahasiswa Tim II KKN Undip untuk melakukan program kerja yang bernama “Pengolahan Ikan Bandeng dengan Metode Asap Cair”. Asap cair biasanya digunakan pada daging ikan atau ayam.  Metode ini merupakan cara yang dilakukan bertujuan untuk pemberian pengawetan, cita rasa dan perubahan tekstur daging yang menjadi empuk.

Olahan Limbah Pertanian Sebagai Alternatif Pakan Ternak

Image and video hosting by TinyPic
Pamutih – Senin (13/8) sejumlah peternak kambing dari berbagai dusun di Desa Pamutih Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang berkumpul di balai desa dalam rangka program pembinaan bagi peternak kambing. Program dimaksud dilaksanakan atas kerjasama dari mahasiswa tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Periode 2018 dengan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip. Program berlangsung diawali dengan penyampaian materi oleh narasumber, Ir. Sutrisno, MP, selaku dosen FPP Undip. Beliau menyampaikan kepada seluruh hadirin pada acara tersebut bahwasannya Desa Pamutih memiliki potensi besar di bidang pertanian. Disaat musim panen padi seperti saat ini, pastinya terdapat banyak jerami yang kemudian menjadi limbah hasil pertanian. Persoalan yang terdapat di desa yakni jerami-jerami tersebut biasanya langsung dibakar begitu saja karena dianggap oleh para petani tidak ada gunanya. Lanjut beliau, sebenarnya jerami tersebut dapat dijadikan sebagai pakan ternak terutama ternak kambing akan tetapi kandungan protein didalamnya sangatlah kurang. Oleh karena itu, jerami tersebut dapat diolah dengan cara fermentasi agar kandungan protein didalamnya meningkat.
Proses fermentasi tersebut dengan cara mencampur bahan-bahan antara lain jerami kering (100kg), urea 4,5 kg, dedak (5kg), tetes (100 ml), dan EM4 (100 ml) yang kemudian setelah dicampur semua bahan tersebut dimasukan kedalam kantong plastik besar dan dipadatkan agar kedap udara. Proses fermentasi tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga minggu untuk mendapatkan hasil terbaiknya.      Selain itu, terdapat juga penyampaian materi mengenai pengawetan rumput.  Pengawetan rumput dapat menjadi solusi kala musim kemarau melanda wilayah desa tersebut sebagai cadangan pakan, dimana pada kondisi seperti itu rumput tidak dapat tumbuh dengan baik sehingga akan kesulitan dalam mencari sumber pakan ternak.

Image and video hosting by TinyPic

Narasumber beserta mahasiswa KKN kemudian mengajak dan mendampingi para peternak untuk mempraktekkan pembuatan olahan jerami tersebut dan para peternak terlihat antusias mengikuti rangkaian praktek. Praktek dilakukan dengan tujuan agar para peternak dapat membuat olahan pakan ternak sendiri dan untuk memperjelas kembali materi yang telah disampaikan dengan cara mempraktekkan materi tersebut.

Image and video hosting by TinyPic

Harapannya dengan berlangsungnya program seperti ini, para petani maupun peternak dapat memanfaatkan potensi yang ada di desa nya, salah satunya jerami kering tersebut karena ternyata yang selalu dianggap oleh masyarakat sebagai limbah yang tak dapat lagi digunakan jika diolah dapat menjadi salah satu alternatif pakan bagi ternak mereka sehingga potensi baik itu di bidang pertanian dan juga peternakan dapat dimanfaatkan dan berkembang dengan baik untuk memajukan wilayah desa, khususnya Desa Pamutih.  Narasumber juga mengajak masyarakat untuk menanami lahan disekitar rumahnya, di pembatas lahannya dan dipinggir jalan desa dengan tamanan yang menghasilkan hijauan pakan.

Karnaval Budaya Peringatan HUT RI ke-73 Desa Kemiri Barat, Subah

Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, semua rakyat Indonesia bersuka cita dalam menyelenggarakan berbagai macam kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas dari setiap orang dan kemudian dipamerkan di depan banyak orang.
Dalam memperingati HUT RI ke-73, Desa Kemiri Barat Kecamatan Subah Kabupaten Batang mengadakan karnaval budaya yang sudah diadakan setiap tahun dan sebagai acara ulang tahun Desa Kemiri Barat yang diselenggarakan pada hari Sabtu (18/7) di lapangan sepakbola Desa Kemiri Barat.
Karnaval budaya Desa Kemiri Barat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat desa Kemiri Barat. Setiap RT di seluruh dukuh memberikan persembahan yang sangat luar biasa, seperti keseian tungprek, drum band, barongan dan kesenian lainnya. Untuk elemen pendidikan, setiap sekolah yang ada di Desa Kemiri Barat menampilkan penampilan drumband, pasukan bendera merah putih, baju daerah, dan bendera Merah Putih terpanjang. Karnaval budaya tersebut dibuka dengan pasukan bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih kemudian dilanjutkan dengan iring-iringan karnaval budaya masyarakat Desa Kemiri Barat yang berjalan mengelilingi desa.
Karnaval kebudayaan dimulai pukul 10 pagi dan selesai hingga pukul 12 siang. Kegiatan peringatan HUT RI ke-73 dilanjutkan dengan orkes dangdut di lapangan sepakbola Desa Kemiri Barat pada pukul 1 siang sampai dengan pukul 3 sore. Untuk acara puncak dilakukan pada malam hari dimulai setelah adzan Isya’ yaitu Kirab Tumpeng sebagai bentuk rasa syukur telah diberi kelimpahan hasil bumi dan dilanjutkan dengan wayang kulit sampai pagi.
karnaval budaya 2017
pakaian tentara
pembawa bendera merah putih
batik carnival
kesenian tungprek

KEMBAR ART FESTIVAL ( Festival Seni di Desa Kemiri Barat )

Pada hari Rabu (25/7) mengadakan Expo Bazar dan kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batang. Pihak Bupati yang datang dengan staffnya-staffnya mengunjungi balai desa untuk mengetahui kondisi sekaligus mengevaluasi berbagai keluhan dari Masyarakat di daerah itu. Kedatangan Bupati langsung disambut baik oleh segenap masyarakat dan beserta Camat dan seluruh Kepala desa sekecamatan Subah.
Selama kurang lebih 3 Jam Bupati dengan ditemani staffnya melakukan diskusi ringan dan musyawarah dengan Masyarakat pihak kominfo membahas semua permasalahan. Dalam diskusi itu, Masyarakat memohon kesediaan Bupati beserta jajarannya agar lebih memperhatikan keadaan tiap Desa di Kecamatan Subah.
Di akhir kunjungan, Bupati dan Wakil Bupati mengelilingi Bazar yg tersedia di depan Balai Desa. Dalam kesempatan ini juga mahasiswa KKN Undip yang sedang berada di balai desa untuk ikut terlibat dalam proses pemberdayaan Desa.
Acara pun berjalan dengan lancar tanpa memakan waktu yang lama. Setelah itu ditutup dengan Pentas Seni dari desa Keborangan.

kembar art festival
kembar art festival 2017
lukisan di kembar art festival 2017

Perpisahan Mas-Mbak KKN dengan Perangkat Desa Subah

BATANG – Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2018 Desa Subah pada hari Kamis, 16 Agustus 2018 melakukan perpisahan dengan Perangkat Desa Subah yang bertempat di Balai Desa Subah. Perpisahan dilakukan secara sederhana yaitu diawali dengan pembacaan doa, sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ignap selaku koodinator mahasiswa KKN Desa Subah dan Bapak Kisriyanto selaku Kepala Desa Subah, pesan dan kesan, pemotongan tumpeng oleh kordes untuk diserahkan ke Bapak Kades, penyerahan kenang-kenangan dari Mas-Mbak KKN untuk Perangkat Desa Subah, dan ditutup dengan doa oleh tokoh masyarakat Desa Subah. Acara perpisahan dihadiri oleh seluruh Tim KKN UNDIP Desa Subah, Bapak Kepada Desa, seluruh anggota Perangkat Desa Subah, dan tokoh masyarakat Desa Subah. Dalam sambutannya, Ignap selaku kordes menyampaikan termakasih karena sudah diterima dengan baik dan diberi banyak pengalaman dalam kegiatan bermasyarakat, dan meminta maaf karena belum bisa maksimal dalam menjalankan KKN. Bapak Kisriyanto selaku Kades Subah dalam sambutannya mendoakan mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2018 Desa Subah supaya setelah kegiatan KKN berlangsung semoga lancar dalam mengerjakan skripsi, segera lulus dan segera diwisuda.

32474
32475

Expo KKN UNDIP Kabupaten Batang

BATANG – Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2018 di Kabupaten Batang yang tersebar di Kecamatan Subah, Kandeman, dan Batang Kota mengadakan kegiatan expo pada tanggal 12 Agustus 2018 yang bertempat di alun-alun Kabupaten Batang. Acara expo sendiri mengambil tema “Kenali Potensi, Permasalahan, dan Solusi di Kabupaten Batang”. Acara dimulai pukul 7.30 WIB yaitu expo yang terdapat 18 stand dimana masing-masing stand tersebut menampilkan produk unggulan dari mahasiswa KKN UNDIP yang tersebar di tiga kecamatan. Acara expo ini dihadiri oleh Bapak H. Wihaji selaku Bupati Batang. Bapak Wihaji berkeliling ke 18 stand melihat-lihat produk apa saja yang ditampilkan oleh mahasiswa sambil melakukan penilaian untuk stand terbaik, kemudian memberi sambutan di acara expo. Acara ini juga diisi Tarian Batik Gringsing oleh tiga penari Batik Gringsing dari SMA 1 Subah sebagai hiburan. Acara selanjutnya adalah talkshow dengan narasumber dari UMKM Batik di Kabupaten Batang, Disperindag, Dinas Pariwisata, dan Dosen yang dimoderatori oleh finalis Mas dan Mbak Batang. Acara berlangsung meriah dari pagi hingga siang acara berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

32460
32461

Program Kecamatan, Penanaman 300 Mangrove di Pantai Kuripan Subah

BATANG – Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2018 Kecamatan Subah memiliki program kecamatan yang kontennya diangkat dari lima program KKN unggulan terpilih dari 17 desa. Konten tersebut adalah destinasi wisata dan bank sampah. Sabtu, 11 Agustus 2018 merupakan hari pelaksanaan program kecamatan destinasi wisata yaitu penanaman 300 bibit mangrove di muara pantai Kuripan serta pemasangan tiga buah ayunan di sekitaran pantai. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wahyoe Setyo Oetomo selaku Camat Subah, Bapak Ari Wibawa selaku DPL, Tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat), dari Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwsata, Relawan PMI, dan diikuti oleh mahasiswa KKN Kecamatan Subah yang tersebar di 17 desa.

Pada acara tersebut Bapak Wahyoe selaku Camat Subah mengapresiasi program ini karena program kecamatan ini sejalan dengan keinginan dari Bapak Bupati Batang yaitu Kabupaten Batang memiliki tempat wisata yang lebih dari yang sudah ada. Setelah sambutan-sambutan diberikan, mahasiswa KKN UNDIP diberi pengarahan bagaimana cara menanam bibt mangrove dengan benar, kemudian puncak dari acara yaitu penanaman bibit mangrove dilakukan oleh mahasiswa KKN UNDIP didampingi oleh Tim Sibat. Penaman dilakukan di muara sungai di pantai Kuripan dan menghasilkan lebih dari 300 bibit mangrove telah ditanam.

1
Charles Kingsley Ode On The Istallation of the Duke of Devonshire

2

Program Kecamatan, Penanaman 300 Mangrove di Pantai Kuripan Subah

BATANG – Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2018 Kecamatan Subah memiliki program kecamatan yang kontennya diangkat dari lima program KKN unggulan terpilih dari 17 desa. Konten tersebut adalah destinasi wisata dan bank sampah. Sabtu, 11 Agustus 2018 merupakan hari pelaksanaan program kecamatan destinasi wisata yaitu penanaman 300 bibit mangrove di muara pantai Kuripan serta pemasangan tiga buah ayunan di sekitaran pantai. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wahyoe Setyo Oetomo selaku Camat Subah, Bapak Ari Wibawa selaku DPL, Tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat), dari Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwsata, Relawan PMI, dan diikuti oleh mahasiswa KKN Kecamatan Subah yang tersebar di 17 desa.
Pada acara tersebut Bapak Wahyoe selaku Camat Subah mengapresiasi program ini karena program kecamatan ini sejalan dengan keinginan dari Bapak Bupati Batang yaitu Kabupaten Batang memiliki tempat wisata yang lebih dari yang sudah ada. Setelah sambutan-sambutan diberikan, mahasiswa KKN UNDIP diberi pengarahan bagaimana cara menanam bibt mangrove dengan benar, kemudian puncak dari acara yaitu penanaman bibit mangrove dilakukan oleh mahasiswa KKN UNDIP didampingi oleh Tim Sibat. Penaman dilakukan di muara sungai di pantai Kuripan dan menghasilkan lebih dari 300 bibit mangrove telah ditanam.

EXPO KKN KABUPATEN BATANG

https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/40078983_1764983243570323_7209832325574557696_n.jpg?_nc_cat=0&oh=dbca13c5091f6e9751f647e2654c1ed9&oe=5BFA3F59

Mahasiswa TIM II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro se-Kabupaten Batang menggelar expo KKN di alun-alun Batang. Kegiatan expo tersebut merupakan kegiatan untuk memamerkan produk-produk yang dihasilkan oleh tim KKN tiap desa di 3 kecamatan yaitu kecamatan Batang, kecamatan Kandeman dan kecamatan Subah. Kegiatan ini termasuk dalam program tingkat kabupaten dari TIM II KKN Universitas Diponegoro. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 dan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Batang, Lurah tiap desa yang ditempati KKN, DPL di kabupaten Batang dan seluruh mahasiswa KKN Tim II UNDIP Tahun 2018 se-Kabupaten Batang.
https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/40183444_1764983093570338_2122262951497826304_n.jpg?_nc_cat=0&oh=1bf948460413dafe30adffd1537c9c9b&oe=5C325E05

Rangkaian kegiatan Expo ini diantaranya hiburan dari mahasiswa KKN, tarian tradisional daerah, sambutan Bupati Kabupaten Batang, pelepasan balon, tanya jawab, dan masih banyak yang lain. Selain Expo, diadakan juga donor darah yang bekerjasama dengan PMI setempat agar dapat dilaksanakannya acara donor darah tersebut dengan baik.