Cara Mendeteksi Kebuntingan Sapi, Desa Kalipang, Kecamatan Gabus

Minggu, 13 Agustus 2018 15:00 WIB (Picture)
Grobogan – Salah satu mahasiswi KKN Tim II 2018 Universitas Diponegoro (Undip) yang berasal dari Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian mengadakan program monodisiplin, yaitu DEEA Gest Dect sebagai metode efektif untuk mendeteksi kebuntingan ternak.

Program ini diinisiasi karena masyarakat yang bekerja sebagai peternak di Desa Kalipang merasa kesulitan dalam mendeteksi kebuntingan ternaknya. Biasanya deteksi kebuntingan dilakukan dengan palpasi puting yang hanya dapat dilakukan bila usia kebuntingan sudah mencapai 4 bulan. Kini dengan adanya DEEA Gest Dect peternak Desa Kalipang dapat mendeteksi kebuntingan dengan lebih dini. Selain itu, DEEA Gest Dect juga dapat mendeteksi kebuntingan dengan mudah dan akurat, serta berpotensi meningkatkan reproduksi ternak.

Bu Yuli yang merupakan salah satu peternak sangat berterimakasih karena telah dibantu diberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat baginya. Kegiatan ini dilakukan kepada Karang Taruna yang bekerja sebagai peternak di Desa Kalipang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Dengan dilakukannya kegiatan ini diharapkan warga Desa Kalipang yang bekerja sebagai peternak dapat memanfaatkan dengan baik cara penggunaan DEEA Gest Dect guna meningkatkan produktivitas ternaknya.

Editor : Amni Zarkasyi Rahman, M.Si

Chipang (Mochi Kalipang), Olahan Produk Lokal Khas Desa Kalipang, Kec. Gabus

Minggu, 12 Agustus 2018 16:00 WIB (Picture)

Grobogan – Mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Kalipang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan mengadakan program multidisiplin (kelompok), yaitu Workshop Pembuatan CHIPANG (Mochi Kalipang) dengan Isian Kacang Hijau.

Kegiatan ini menjadi kegiatan program unggulan Tim KKN Undip Desa Kalipang selama mengabdi 42 hari. Porgam multidisiplin merupakan program yang dikerjakan dan dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa minimal berasal dari 3 Fakultas di desa lokasi KKN. Program multidisiplin workshop ini diselenggarakan oleh 8 orang mahasiswa Tim KKN yang berasal dari 4 fakultas, yaitu Fakultas Peternakan dan Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Kegiatan workshop ini memperkenalkan bagaimana cara memilih bahan untuk membuat produk, membuat dan mempraktikan secara langsung pembuatan kacang hijau menjadi CHIPANG (Mochi Kalipang), pemilihan alat dan teknologi 5 R (ringkas, rapih, resik, rawat, rajin), cara pengemasan produk, membuat labeling, menghitung nilai jual produk, pemasaran produk, dan pengetahuan mengenai pentingnya PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

Program workshop ini diinisiasi oleh mahasiswa Tim KKN karena melihat Desa Kalipang memiliki potensi kacang hijau, sehingga dengan diadakannya program ini masyarakat Desa Kalipang dapat memanfaatkan kacang hijau agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Kalipang. Selain itu, diharapkan semoga masyarakat Desa Kalipang dapat menjadi lebih mandiri dalam merintis dan mengembangkan usahanya.

Editor : Amni Zarkasyi Rahman, M.Si

Optimalisasi Peran Peer Group Ibu Hamil dan Ibu Menyusui dalam Pelaksanaan ASI Eksklusif di Desa Kemiri Timur, Subah

Kamis, 16 Agustus 2018, diadakan psikoedukasi dan optimalisasi peran peer group ibu hamil dan ibu menyusui dalam pelaksanaan asi ekslusif yang bertempat di Balai Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Hal ini dilakukan sesuai dengan asesmen permasalahan yang didapatkan di Desa Kemiri timur dimana masih banyak ibu-ibu yang tidak mau repot untuk memberikan ASI ekslusif dan bahkan sudah memberikan makanan lain di usia bayi yang masih 2 bulan. Program ini disambut dengan antusias yang baik oleh bidan dan perangkat desa setempat juga masyarakat setempat.

            Dalam acara ini dibahas mengenai pentingnya ASI ekslusif selama 6 bulan tanpa asupan lain, kemudian keuntungan yang didapat baik bayi ataupun ibu jika memberikan asi ekslusif, bagaimana cara yang baik dan benar dalam memberikan asi baik secara langsung maupun botol, sehingga bukan hanya perkembangan gizinya saja yang baik namun juga perkembangan secara kognitif dan mental psikologis anak kelak, selain itu edukasi pemompaan asi yang baik, penyimpanan, juga pemberian asi setelah disimpan di kulkas juga dipaparkan dengan jelas melalui presentasi menggunakan power point dan peragaan oleh narasumber

            Dengan adanyaa proram ini diharapkan ibu-ibu hamil desa Kemiri Timur akan lebih sadar dan lebih paham akan pentingnya menyusui asi ekslusif dan bagaimana cara pemberian asi eksklusif yang baik dan benar sehingga kelak setelah melahirkan ibu-ibu ini akan dengan baik dan benar memberikan asi eklusif yang dapat mencegah berbagai penyakit dan hambatan pertumbuhan juga dapat membantu pertumbuhan baik kognitif, fisik, maupun psikologis, dengan begitu diharapkan anak-anaknya kelak akan menjadi anak yang tumbuh sehat, dan cerdas

edit_2
edit_3
edit_4

Program Kerja Pelatihan Teknik Reportase Kepada Perangkat Desa Sidorejo

Sidorejo – Selasa, 14 Agustus 2018 pukul 11.30 telah diselenggarakan kegiatan program KKN Tim II Universitas Diponegoro yakni pelatihan teknik reportase kepada perangkat desa Sidorejo. Program ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan perangkat desa mengenai bagaimana teknik membuat reportase yang baik dan benar. Hal ini dianggap penting karena hasil dari reportase yang dibuat oleh perangkat desa dapat dicantumkan ke dalam web desa atau bahkan keluar lingkungan desa. Reportase sangatlah penting karena dari reportase itulah warga diluar perangkat desa dapat membaca tentang peristiwa atau kegiatan apa yang terjadi di dalam wilayah Desa Sidorejo.

Pemberian materi dilaksanakan setelah jam pelayanan desa selesai. Program ini dilaksanakan bertempat di balai desa Sidorejo. Dalam pelaksanaan program, hampir seluruh perangkat desa hadir dan mengikuti materi tentang teknik reportase. Antusiasme perangkat desa terlihat saat ada salah satu perangkat desa yang menanyakan apakah reportase itu penting. Pemberian materi ini menggunakan media powerpoint dan juga memberikan printout materi kepada para perangkat desa. Kurang lebih 30 menit pemberian materi dan perangkat desa juga memberikan sikap yang positif tentang program yang telah dilaksanakan. Setelah pemberian materi, perangkat mulai menanyakan apakah reportase yang telah dimuat di web desa sudah layak di angkat atau belum.

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Memberikan Pelatihan AutoCAD untuk Membantu dan Mempermudah Kinerja Perangkat Desa Sidorejo

Sideorejo, 8, 13 dan 14 Agustus 2018 dilaksanakan kegiatan Pelatihan AutoCAD oleh Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Sidorejo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang di Kantor Balai Desa Sidorejo dikarenakan Kurangnya pengetahuan perangkat desa tentang pemanfaatan teknologi untuk membantu dan mempelancar kinerja perangkat Desa Sidorejo dalam membuat peta / denah wilayah, Maka perangkat diberikan perlatihan aplikasi untuk mendesain dalam bentuk CAD (Computer Aidet Design) yaitu AutoCAD yang merupkan sebuah program aplikasi berbasis grafis yang diluncurkan oleh Autodesk, dimaksudkan untuk membantu dan mempermudah pembuatan gambar 2D, 3D atau bahkan gambar arsitektur (rancang bangun).Sehingga dengan pelatihan ini akan menambah Softskill perangkat desa sidorejo dalam hal pengoprasian aplikasi ini, dan tidak perlu lagi menggunakan jasa pihak lain dalam mendesain denah dan hal lainnya yang menyangkut CAD.

Pelatihan AutoCAD

Kegiatan pelatihan dimulai dengan pengenalan dasar – dasar penggunaan dan perintah dalam AutoCAD, setelah itu memulai praktek membuat denah tanah oleh mahasiswa KKN yang diikuti oleh perangkat desa disertai diskusi mengenai pengoperasian program pada tanggal 8 dan 13 Agustus 2018 dan pada tanggal 14 Agustus 2018 mahasiswa KKN memberikan Modul dasar – dasar AutoCAD kepada perangkat desa sebagai pedoman pengoperasian AutoCAD, kegiatan berjalan lancar dikarenakan perangkat yang koorperatif dan berantusias untuk mengikuti pelatihan.

Mahasiswa KKN Undip menerapkan upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Alat Pelindung Diri bagi UMKM Konveksi

Sidorejo, Telah dilaksanakan program monodisiplin mengenai upaya keselamatan dan kesehatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) oleh Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Sidorejo pada Kamis (09/082018).

Masih kurang diperhatikannya dan kurangnya kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja untuk para pekerja di industri konveksi. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu upaya perlindungan kepada tenaga kerja, barang maupun alat agar selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama berada di tempat kerja. Salah satu upaya K3 yaitu menjaga kesehatan dan keselamatan kerja dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja. APD merupakan alat bantu yang bermanfaat untuk membantu dan melindungi keamanan, kesehatan dan keselamatan para pekerja atau pengunjung yang berada di tempat kerja tersebut dari cedera atau penyakit akibat kerja. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada para pekerja dan mengurangi cedera dan penyakit akibat kerja pada saat bekerja serta menunjukan kemungkinan terdapat potensi bahaya yang mungkin tidak terlihat di tempat kerja.

APD Sidorejo

Program ini dilaksanakan di industri konveksi bordir desa sidorejo pada pukul 16.30 WIB. Diawali dengan pemberian materi mengenai keselamatan dan kesehtan kerja dan potensi bahaya yang ada di konveksi tersebut dan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan alat pelindung diri ear plug dan masker serta cara pemakaian dan kegunaan dari ear plug. Program ini disambut antusias oleh pekerja dan pemilik dari konveksi karena para pekerja menjadi mengerti tentang pentingnya keselatan dan kesehatan kerja yang selama ini kurang diperhatikan oleh para pekerja.

Tim KKN UNDIP Ajak Remaja Sidorejo Lawan Hoax dengan Kampanye “Cerdas Memilih Informasi dan Lawan Hoax”

Tim KKN II UNDIP Desa Sidorejo mengajak remaja Desa Sidorejo untuk melawan hoax dengan menggelar kampanye bertajuk “Cerdas Memilih Informasi dan Lawan Hoax pada Senin (30/07/18). Kampanye ini dilakukan sebagai wujud kepedulian agar masyarakat khususnya remaja dapat lebih sadar dan waspada akan bahaya hoax yang kerapkali menyerang masyarakat khususnya remaja.

Cerdas Hoax

Kampanye ini berpusat di SMP N 1 Sedan dan diikuti oleh 175 siswa. Kampanye ini diawali dengan pemberian materi mengenai apa itu hoax dan bagaimana cara mengatasinya. Kemudian dilanjutkan dengan penanyangan video singkat dan diakhiri dengan pembagian stiker anti hoax yang disimboliskan sebagai perwujudan remaja untuk ikut serta dalam memerangi hoax.

Kampanye “Cerdas Memilih Informasi dan Lawan Hoax berlangsung dengan meriah. Para siswa menyambut kampanye ini dengan antusias. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peserta didik yang mengajukan pertanyaan seputar materi. Tak hanya para siswa, pihak sekolah pun antusias dengan adanya kampanye “Cerdas Memilih Informasi dan Lawan Hoax”.

Mahasiswa KKN Undip Menerapkan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Pemasangan Rambu-Rambu Keselamatan

Sidorejo, Rembang – Telah dilaksanakan program monodisiplin mengenai upaya keselamatan dan kesehatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) oleh Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Sidorejo pada Kamis (09/082018).

K3 Sidorejo

Masih  kurangnya alat pendukung keselamatan seperti rambu K3 yang bergunauntuk menunjang keselamatan para pekerjanya. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan  suatu upaya perlindungan kepada tenaga kerja, barang maupun alat agar selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama berada di tempat kerja. Salah satu upaya K3 yaitu dengan membuat rambu-rambu K3. Rambu-rambu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan alat bantu yang bermanfaat untuk membantu menginformasikan bahaya dan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para pekerja atau pengunjung yang berada di tempat kerja tersebut. Tujuan dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya rambu-rambu mengenai K3 sebagai upaya untuk mengurangi atau meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan meningkatkan kesehatan dan keselamatan pekerja.

Program ini dilaksanakan di industri konveksi bordir desa sidorejo pada pukul 16.30 WIB. Diawali dengan penjelasan mengenai rambu-rambu K3 dan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan rambu k3 yang akan diberikan pada industri konveksi dan diakhiri dengan pemasangan poster rambu-rambu K3 pada industri konveksi. Program ini disambut antusias oleh pekerja dan pemilik dari konveksi karena para pekerja menjadi mengerti tentang jenis-jenis rambu K3 dan apa saja yang dilarang, diwaspadai, dan diwajibkan saat bekerja.

Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN dampingi siswa MTs Desa Sidorejo

Sidorejo – Selasa, 24 Juli pukul 8.00 pagi telah diadakan rangkaian pendampingan remaja dalam rangka mencegah pernikahan dini pada siswa kelas IX MTs Riyadlotut Thalabah Desa Sidorejo. Edukasi mengenai akibat pernikahan dini pada pelajar perlu diberikan mengingat masih adanya pernikahan remaja pada usia sekolah. Hal tersebut dapat berdampak pada masa depan pelajar yang melakukannya. Dilaporkan siswa MTs yang menikah menghadapi kesulitan saat menghadapi ujian nasional.

Kespro Remaja

Acara dimulai dengan permainan ringan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai pengenalan aspek hukum pernikahan dini. Setelah pemberian materi pertama, materi tentang kesehatan reproduksi remaja. Materi keehatan reproduksi remaja meliputi pertumbuhan dan perkembangan manusia pada masa remaja serta mengenali tanda perkembangan reproduksi remaja. Selain itu, aspek kesehatan dari pernikahan dini diberikan. Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab pada pukul 10.00.

BELAJAR BATIK MANGROVE DI DESA MOJO

Mojo, Senin (29/01/18) –  Mahasiswa KKN mengadakan pelatihan membuat batik dengan menggunakan pewarna dari mangrove. Pelatihan ini dilaksanakan di  Sekretariatan Kelompok Pelita Bahari, di Desa Mojo. Pelatihan ini dimulai dari jam 2 siang sampai dengan jam 5 sore. Pelatihan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKH dan PKK. Selain ibu-ibu dari Desa Mojo, terdapat ibu-ibu dari desa sekitar seperti Tasikrejo. Pelatihan ini juga bekerja sama dengan mahasiswa FPIK yang ada di desa-desa sekitar seperti Blendung, Tasikrejo, Kertosari, dan Kaliprau.

Pada awal kegiatan membatik, mahasiswa KKN memberikan penjelasan seputar mangrove. Penjelasan tentang jenis mangrove, pentingnya mangrove hingga informasi lainnya mengenai mangrove. Setelah itu, Ibu Endang selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengenalkan contoh hasil batik mangrove yang sudah dijahit sehingga menjadi suatu pakaian. Setelah memberikan beberapa patah kata, pelatihan membuat batik pun dimulai.

Pelatihan membuat batik dimulai dengan pembuatan pola batik pada kain. Para ibu yang datang dibagi menjadi 5 kelompok, kemudian memulai untuk membatik. Ibu-ibu yang datang pun antusias untuk membatik. Dengan rapi, ibu-ibu menyelesaikan batik dan mencelupkan kain yang sudah dibatik pada pewarna yang sudah disiapkan oleh mahasiswa KKN. Setiap ibu-ibu mencoba untuk mencelupkan kain pada pewarna dan dengan bangga mengangkat hasil karya batik masing-masing. Setelah semua selesai, mahasiswa beserta Dosen berfoto bersama sambil memegang hasil karya batik.

Tidak lupa mahasiswa KKN memberikan penjelasan ulang tentang bagaimana cara membuat pewarna dari mangrove, dan cara memberi warna pada batik. Selain itu, diberikan contoh-contoh bahan yang diperlukan agar hasil batik mangrove lebih bagus lagi. Dosen juga memberi motivasi kepada ibu-ibu Mojo jika ingin memulai usaha dalam batik Mangrove khas Mojo.  Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan ide dan niat ibu-ibu untuk memulai suatu UMKM baru sehingga Mojo makin maju dan dikenal masyarakat luar.