Home » Posts tagged 'desa rembun'

Tag Archives: desa rembun

ENRICHMENT KNOWLEDGE IBU HAMIL DALAM PENINGKATAN CAPAIAN PROGRAM ASI EKSKLUSIF

Siwalan, Pekalongan (6/2)Dosen KKN Undip bersama dengan Tim I KKN Desa Rembun melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Balai Desa Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan pada hari Selasa 6 Februari 2018. Acara berlangsung dari jam 13.00 sampai dengan 16.30 WIB. Sasaran kegiatan adalah wanita usia subur, ibu hamil, dan kader kesehatan yang ada di Desa Rembun. Peserta yang hadir sangat antusias dengan acara ini. Terbukti dari 50 undangan yang disebarkan terdapat 46 peserta yang hadir. Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua PKK sekaligus Ibu Lurah Desa Rembun.
enrichment1
Tiap peserta mendapat brosur mengenai ASI Eksklusif dan souvenir berupa alat tulis yang diberikan saat registrasi. Sebelum pemaparan materi peserta mengerjakan soal pre-test. Kegiatan  berjalan cukup kondusif, terlihat dari antusiasme peserta yang terlibat dalam sesi tanya jawab. Walaupun di tengah pelaksanaan acara listrik padam, namun tidak menyurutkan semangat dari para pemberi materi dan audiens yang hadir pada acara itu. Materi pertama disampaikan oleh Theresia Gultom dari Tim KKN mengenai pengetahuan dasar mengenai ASI Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Dilanjutkan dengan pemberian materi kedua oleh Aditya Kusumawati, S.KM, M.Kes mengenai Tantangan ASI Eksklusif dan Kiat-Kiat Memperlancar Produksi ASI pada Ibu Menyusui. Acara dirangkai dengan sesi tanya jawab.
enrichment2
Sesi tanya jawab berlangsung cukup menyenangkan diselingi dengan sharing pengalaman. Diharapkan dengan terlaksananya acara ini bisa memberikan kesadaran pada wanita usia subur, terutama pada ibu hamil di Desa Rembun tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif sekaligus bisa memberikan informasi yang cukup mengenai ASI Eksklusif dan mitos yang berkembang di lingkungan mereka. Acara diselingi dengan pemberian doorprize bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dan memberikan pertanyaan, serta hasil dari undian nomor sesuai dengan daftar hadir. Acara diakhiri dengan penyerahan X-Banner yang berisi mengenai informasi tentang ASI Eksklusif untuk menjadi media edukasi kesehatan di Desa Rembun, yang direncanakan akan diletakkan di PKD setempat.  Sesuai dengan jargon pada acara ini, semoga dengan ASI Eksklusif bisa “mewujudkan generasi gemilang” di Desa Rembun pada khususnya, dan bagi Negara Indonesia pada umumnya. (Editor: Aditya Kusumawati)
e3
e4

KESUKSESAN DARI KARUNG GONI

Siwalan, Pekalongan – Selasa, 9 Januari 2018, karung goni bukan hanya menjadi tempat untuk menyimpan barang atau membawa barang ke pasar atau ke lain tempat. Ternyata dibalik kesederhanaan dari karun goni tersimpan potensi yang besar. Terbukti oleh pemuda asal Desa Rembun yang bernama Agus Salim yang berhasil meraup pundi-pundi rupiah dari karung goni ini. KKN TIM 1 UNDIP 2018 melakukan survei ke UMKM milik Agus Salim ini yang berletak di Duku Rembun RT 01 RW 06.

kerajinan karung goni

Agus memulai ceritanya dengan pekerjaannya dulu sebagai seniman di Kota Pelajar. Satu tahun sudah beliau melakukan pekerjaannya tersebut di Jogja dan memutuskan untuk kembali ke desanya. Di tengah perjalanan dia melihat karung goni dan muncullah inspirasi untuk membuat kerajinan tangan dari bahan karung goni. Alhasil, pada sekitar tahun 2012 atau 2013  Agus mulai memproduksi kerajinan tangannya ini. Terciptalah figure berupa sosok petani dengan berbagai atributnya yang melekat di badannya.

kerajinan karung goni

Tidak terbatas pada itu saja, kerajinan buatannya bisa menyesuaikan dengan pesanan dari pelanggan. Tidak ada kesulitan yang berarti yang dialami oleh Agus karena  menganggap ini sebagai hobi dan menikmatinya. Hingga sekarang, dengan 2 orang karyawannya, kerajinan tangan milik Agus ini sudah dipasarkan ke Jogja dan Bali dengan omset yang cukup besar. Bisa dikatakan, kadang suatu hal kecil bisa menjadi besar dengan kreativitas manusia. (Editor: Aditya Kusumawati)

PAGI HARI YANG “EKSKLUSIF” DI DESA RAMBUN

Pekalongan, Rembun – Senin, 8 Januari 2018, KKN TIM 1 UNDIP 2018 yang bertugas di Desa Rembun mengawali pagi dengan pergi ke Pusat Kesehatan Desa (PKD) dalam rangka membantu acara sosialisasi pemberian ASI Eksklusif kepada ibu-ibu yang sedang hamil di seluruh Duku yang ada di Desa Rembun. Acara dimulai dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKN TIM 1 UNDIP 2018 dengan materi 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) dan juga KEK (Kekurangan Energi Kronis).
Sosialisai HPK
Materi ini dipenting diberikan untuk para ibu yang sedang hamil karena bisa menambah pengetahuan mereka tentang betapa pentingnya masa “emas” pada bayi dan juga bisa mendeteksi  serta mengatasi masalah KEK sedini mungkin. Dilanjutkan dengan acara inti yaitu sosialisasi pemberian ASI Eksklusif oleh Bidan Posyandu setempat. Diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut menambah tingkat kepedulian ibu yang baru melahirkan agar bisa memberikan gizi yang terbaik untuk bayi agar tumbuh sehat dan bugar.
Pembagian Makanan Tambahan
Rangkaian acara ini ditutup dengan pembagian makanan tambahan untuk ibu hamil yang berupa biskuit yang ditujukan agar bisa membantu mengatasi KEK bagi ibu yang sedang hamil.

Upaya Tanggap Dini Tindakan Korupsi, Usai Kenal dengan Rupiah

rembun kenal rupiah 2 rembun kenal rupiah

Pekalongan, 27 Juli 2017, TIM II KKN UNDIP melakukan kegiatan pengenalan berbagai macam bentuk uang baru serta pendidikan anti korupsi kepada siswa-siswi di SD Negeri 1 Rembun, Siwalan, Pekalongan. Kegiatan tersebut dilakukan di tiga kelas, yaitu kelas 5A, 5B dan kelas 6. Teknis pelaksanaan kegiatan diawali dengan mengajak siswa-siswi mengenal berbagai gambar pahlawan, tarian, dan juga bentuk keindahan alam Indonesia yang tercantum pada setiap nominal mata uang. Kegiatan pengenalan berlanjut dengan mengajak siswa-siswi untuk gemar menabung dengan membagikan kotak menabung dalam berbagai bentuk yang menarik. Kegiatan ini juga diselingi dengan hiburan atau permainan yang dapat meningkatkan minat para siswa untuk turut aktif didalam kegiatan yang ada. Selanjutnya diteruskan dengan memberikan pendidikan mengenai korupsi dan memberikan video-video kartun yang mencakup materi kejujuran tanpa tindakan korupsi. Materi dan video pembelajaran yang diberikan masih dalam tingkatan yang mudah dipahami dan dimengerti oleh siswa-siswi ditingkat sekolah dasar.

Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar sudah beredarnya mata uang baru di Indonesia, dimana anak-anak ditingkat sekolah dasar perlu mengetahui akan nilai nominal yang ada serta berbagai ilmu pengetahuan yang ada dalam setiap nominal mata uang seperti tokoh pahlawan dan jenis tarian di Indonesia. Hal selanjutnya yang menjadi alasan diadakannya program ini adalah sebagai aksi pembenahan mental sejak usia dini. Pengenalan dan penerapan karakter yang jujur tanpa harus melakukan suatu tindakan yang curang atau merugikan pihak lain. Korupsi yang sekarang ini menjadi ulasan berita sehari-hari, untuk dimasa yang akan datang dapat disikapi dengan revolusi mental melalui pendidikan karakter sejak dini. Harapan dari kegiatan ini generasi muda khususnya siswa-siswi di SD N 1 Rembun dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam diri masing-masing sebagai generasi penerus bangsa.

Hidup Sehat dengan Memperhatikan ASUH

Pekalongan, 24 Juli 2017, TIM II KKN Universitas Diponegoro telah melaksanakan kegiatan pengenalan mengenai bahan pangan asal ternak yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) kepada kelompok pengajian Fatayat Desa Rembun. Kelompok pengajian Fatayat ini merupakan kelompok pengajian yang beranggotakan ibu-ibu yang berada di Desa Rembun. Kegiatan dilaksanakan di rumah warga yang berada di Gang 3, Dukuh Rembun Lor, Kelurahan Rembun, Siwalan, Pekalongan. Kegiatan pemaparan dan pengenalan dilaksanakan setelah agenda dari kelompok pengajian Fatayat selesai yaitu pengajian rutin setiap minggu. Pemaparan dilakukan dengan cara mengenalkan bahan pangan asal ternak yang layak untuk dikonsumsi dan yang tidak layak.

Program pengenalan tentang bahan pangan asal ternak ini diadakan atas dasar maraknya bahan pangan yang dalam kategorinya tidak segar atau bisa dikatakan tidak sehat bagi tubuh yang beredar di lingkungan masyarakat. Peredaran akan bahan pangan yang tidak layak ini sering tidak dianggap penting bagi masyarakat. Pemerintah dan instansi terkait sudah berusaha melakukan sidak akan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, akan tetapi masih banyak pedagang-pedagang yang bermain curang terutama pada saat hari-hari besar seperti Idul Fitri akan datang. Dampak buruk bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi bagi kesehatan juga belum terlalu diperhatikan oleh masyarakat, untuk itu pengenalan bahan pangan yang aman bagi kesehatan, sehat saat dikonsumsi, utuh dalam bentuk fisik dan kandungan gizinya serta halal apabila dikonsumsi merupakan langkah penting dalam mendukung kesehatan masyarakat khususnya di Desa Rembun. Harapan dari kegiatan ini adalah terwujudnya kesehatan masyarakat di Desa Rembun dengan terhindar dari dampak buruk akan bahan pangan asal ternak yang tidak layak konsumsi.rembun asuh