Home » Posts tagged 'posyandu'

Tag Archives: posyandu

Pelayanan Posyandu Desa Sitimulyo Sudah Menerapkan Sistim 5 Meja

Anak KKN Mengukur berat badan balita

Pelayanan Posyandu Balita di Desa Sitimulyo berjalan secara rutin setiap bulannya, dimana terdapat lima pos pelaksanaan Posyandu Balita yang dilakukan selama 4 hari (15 – 19 Januari 2018). Pada setiap pos terdapat 5 kader yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pelayanan. Posyandu Balita di Desa Sitimulyo sudah menerapkan sistem 5 meja dengan baik, yaitu mencakup pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, dan layanan kesehatan lainnya (imunisasi dan PMT).

Anak KKN membantu dalam pencatatan berat badan dan keluhan balita

Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan desa, Posyandu Balita selalu berjalan lancar dengan cakupan Posyandu dapat dikatakan baik. Namun, cakupan balita yang datang dan ditimbang dibandingkan dengan jumlah balita yang ada di desa Sitimulyo masih tergolong rendah (77,1%). Hal ini disebabkan karena banyak warga yang merantau ke kota namun masih terdaftar sebagai warga desa. Selain itu, meskipun Posyandu Desa Sitimulyo sudah menerapkan sistem 5 meja, pengukuran antropometri yang dilakukan di Posyandu Desa Sitimulyo belum optimal, dimana kader tidak melakukan pengukuran panjang badan/tinggi badan dan lingkar kepala setiap bulannya. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa Tim I KKN Undip Desa Sitimulyo merencanakan untuk mengadakan advokasi kepada kepala kader posyandu untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada balita.

Antusias warga dengan adanya posyandu

 

 

Direview oleh Reny Wiyatasari, 24 januari 2018

Desa Samban, Awasi Kesehatan Sejak Dini

Samban (10/01/2018), tepat pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB kelompok Ibu-Ibu PKK bersama mahasiswa KKN UNDIP mengadakan kegiatan rutin yaitu Posyandu yang bertempat di Dusun Secang, Desa Samban. Kegiatan ini bertujuan untuk mengontrol perkembangan anak-anak usia dini agar mendapatkan gizi yang baik.

Kegiatan ini berisikan diantaranya pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan sebagainya yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan dari anak-anak di Dusun Secang.

“Posyandu ini dilakukan rutin setiap bulannya, di setiap Dusun di Desa Samban. Hal ini agar kami dapat mengontrol penuh akan perkembangan dari tiap anak yang berada disini, karena umumnya mereka masih berada pada masa pertumbuhan, sehingga gizinya harus tercukupi”. Ujar Ibu Dewi selaku Bidan di Desa Samban.

Banyak warga Dusun Secang yang antusias untuk mengikuti Posyandu ini, mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, agar pertumbuhan anak-anak mereka dapat terkontrol dengan baik.

KKN Desa Wiradesa Peduli Gizi Balita

Pekalongan, Wiradesa – Senin 15 Januari 2018, Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan gizi yang bertujuan untuk memantau status gizi balita. Pemantauan status gizi balita penting untuk mencegah terjadinya gangguan dalam pertumbuhan maupun perkembangan balita. Posyandu Desa Wiradesa secara aktif dilaksanakan 4 kali dalam sebulan dan dibagi menjadi 4 pos. Pembagian pos pada Posyandu Desa Wiradesa berdasarkan dengan wilayah terdekat. Posyandu kali ini diadakan di Balai Desa Wiradesa mulai pukul 09.00 – 12.00. Balita yang datang akan menuju meja pendaftaran, setelah itu Mahasiswa KKN TIM 1 UNDIP berperan aktif dalam penimbangan berat badan, pengukuran tinggi/panjang badan, dan lingkar kepala balita yang akan di catat di KMS (Kartu Menuju Sehat).

Program KKN yang dilakukan diantaranya Pemantauan Cakupan ASI Eksklusif pada Bayi Dibawah Usia 2 Tahun di  Desa Wiradesa dan Balita Desa Wiradesa Sehat dengan Menerapkan 4 Pilar Gizi Seimbang. Program pemantauan cakupan ASI Eksklusif ini bertujuan untuk mendukung data cakupan ASI Eksklusif secara nasional dan menjadi tolak ukur keberhasilan program nasional ASI Eksklusif di Desa Wiradesa. Program ini dilaksanakan dengan melakukan wawancara mendalam mengenai pelaksanaan ASI Eksklusif pada ibu dari bayi usia 0-6 bulan.

Program berikutnya yaitu Balita Desa Wiradesa Sehat dengan Menerapkan 4 Pilar Gizi Seimbang merupakan program yang dilaksanakan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya gizi kurang pada Balita. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif ibu untuk menimbangkan balitanya sebagai upaya memantau status gizi balita dan mencegah terjadinya risiko yang berkaitan dengan gangguan status gizi pada balita sedini mungkin.

Ibu Balita tampak memberikan tanggapan positif selama berlangsungnya program ini. Hal ini diketahui dari munculnya rasa ingin tahu dari ibu balita mengenai materi yang dibawakan. Ibu Casmutri, Kader Posyandu setempat berharap bahwa materi yang disampaikan oleh Tim KKN 1 Undip dapat diterapkan oleh ibu-ibu balita desa wiradesa dalam kesehariannya.

Kegiatan POSYANDU di Dusun Deres, Desa Kandangan, Kec. Bawen

Kamis, (11/1, 2018) pukul 8.00 WIB, mahasiswa TIM I KKN 2017/2018 Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang ikut membantu kegiatan Posyandu oleh Bidan setempat yang dilaksanakan di rumah Kepala Dusun Deres, Desa Kandangan. Kegiatan Posyandu dilakukan minimal tiga kali seminggu yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak yang berusia 0-5 tahun ditinjau dari berat badan dan tinggi badan, serta konsultasi masalah kesehatan bayi dan balita.

IMG_5137 IMG_5145 IMG_5162

Kegiatan posyandu dimulai dengan pendataan nama balita dilanjutkan dengan melakukan penimbangan berat badan dan tinggi badan oleh Ibu Bidan dan Mahasiswa KKN. Kegiatan Posyandu ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap dusun yang ada di Desa Kandangan. Selama proses kegiatan ini berlangsung tidak ada kendala yang berarti, seluruh warga yang mengikuti tampak antusias dan paham akan pentingnya memantau tumbuh kembang balita.

IMG_5127 IMG_5131 IMG_5154

Tim I KKN Undip 2018 Tambahkan program PMT untuk balita Pada Posyandu Mingguan Desa Poncoruso

Semarang (Kamis, 11/1) – Telah dilaksanakan kegiatan Posyandu mingguan balita di Desa Poncoruso, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Mahasiswa Tim I KKN UNDIP ikut aktif berpartisipasi membantu dalam kegiatan yang dilaksanakan posyandu seperti pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar kepala, serta pemberian imunisasi kepada balita. Selain membantu kegiatan posyandu, Mahasiswa Tim I KKN Undip juga berikan “Pemberian Makanan Tambahan (PMT)” kepada balita yang datang ke Posyandu.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam kegiatan Posyandu desa Poncoruso dilaksanakan dengan tujuan dengan memberikan makanan penunjang gizi balita. Mahasiswa KKN Tim I UNDIP berikan bantuan PMT berupa bubur kacang hijau. Bubur kacang hijau dipercaya dapat memenuhi asupan nutrisi bayi secara lengkap. Dengan adanya program ini diharapkan gizi balita di Desa Poncoruso semakin membaik.

 

SEHAT BERSAMA YOSOREJO: POSYANDU UNTUK ANAK BALITA

yosorejo posyandu 1Pekalongan (19/07) , Salah satu kegiatan dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yaitu kegiatan posyandu. Kegiatan posyandu diadakan secara rutin setiap hari Rabu . Kegiatan posyandu untuk usia balita dilakukan dengan bergilir  antar dusun yang ada di Desa Yosorejo. Ada 4 dusun yang ada di Desa Yosorejo, yakni Dusun Sumurwetan, Dusun Sumurkulon, Dusun Yosorejo, dan Dusun Sibodak.

Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan membantu PKK dalam kegiatan posyandu Balita di Posyandu Mawar, Dusun Sumurwetan. Kegiatan posyandu di Desa Yosorejo berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kegiatan posyandu ini berjalan dengan lancar. Pada saat tim KKN II UNDIP Desa Yosorejo melakukan kegiatan posyandu, kegiatan – kegiatan tersebut yaitu penimbangan berat badan pada Balita, Imunisasi Rubella pada balita dan pemeriksaan ibu hamil. Imunisasi MR (Measles Rubella) yaitu kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella. Imunisasi ini bisa dilakukan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Di Dusun Sumurwetan, terdapat kurang lebih 40 balita. Jumlah anak balita tersebut merupakan jumlah yang terbanyak apabila dibandingkan dengan dusun – dusun lainnya yang rata – rata hanya 20 balita.

Bulan Vitamin A Desa Glonggong Sehat

IMG20170811081527

Pati—pada tanggal 11 Agustus 2017 ini bertepatan dengan kegiatan posyandu di desa Glonggong. Kegiatan posyandu ini diikuti oleh seluruh balita yang ada di desa Glonggong. Masyarakat desa sangat antusias dengan kegiatan ini, pada pukul 08.00 ibu-ibu serta balitanya sudah berkumpul di rumah salah satu kader PKK.

Kegiatan posyandu kali ini melakukan pemberian vitamin A kepada balita, tetapi sebelumnya sama seperti posyandu-posyandu yang lain balita ditimbang berat badannya lalu di ukur tinggi badannya setelah ini barulah diberikan vitamin A.

Pada bulan Agustus ini bertepatan dengan bulan vitamin A. menurut data WHO, diperkirakan terdapat 250 juta anak pra sekolah diseluruh dunia mengalami kekurangan vitamin A. Vitamin A sendiri bermanfaat bagi kesehatan mata dan kulit, menjada kesehatan mukosa saluran pernafasan, berperan dalam proses perkembangan embrio dan reproduksi. Vitamin A juga merupakan antioksidan kuat yang dapat menangkal radikal bebas berbahaya bagi tubuh.

Serta ada kegiatan tambahan yaitu pengecekan yodium, ibu-ibu membawa garam dari rumah masing-masing lalu dilakukannya tes yodium. Guna dari kegiatan ini untuk mengetahui apakah garam yang biasanya digunakan untuk masak di rumah apakah sudah beryodium atau tidak. Karena masih terdapat beberapa kasus garam tidak beryodium yang sangat mengancam kesehatan baik balita sampai orang tua.

IMG20170811081537 IMG20170811083644

Posyandu Untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Pidodo Kulon – Sabtu, 29 Juli 2017 sebanyak 31 balita telah mengikuti kegiatan posyandu di Balai Desa Pidodo Kulon. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap hari sabtu dan melibatkan ibu-ibu setempat sebagai pelaksanana kegiatannya.

Rangkaian kegiatan Posyandu yang di komandoi oleh Ibu Fathul dan dibantu beberapa anggota lainnya yakni penimbangan bayi atau balita mulai umur 0 bulan – 5 tahun, kemudian dicatat hasil dibuku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS), untuk selanjutnya balita mendapatkan imunisasi dari tim posyandu Desa Pidodo Kulon.

“Program ini sangat bermanfaat, baik mendukung perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, keadaan gizi dan kesehatan keluarga terutama balita”, ungkap Ibu Fathul usai kegiatan posyandu berakhir.

Selain pencatatan hasil penimbangan dan imunisasi, tim posyandu juga memberikan asupan tambahan berupa buah pepaya kepada peserta posyandu. Diharakan dengan pemberian asupan tersebut, kebutuhan gizi dari masing-masing balita dapat terpenuhi.

 

Kegiatan Rutin Posyandu Desa Kandangan

Posyandu Desa KandanganTemanggung (24/7) – Tim II KKN Undip Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan turut serta membantu pelaksanaan kegiatan rutin posyandu yang dilaksanakan pada hari Sabtu (15/7). Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pendataan bayi dan balita yang diikuti dengan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.

Setelah melalui proses pengukuran, para bayi dan balita beserta orangtuanya harus melalui proses wawancara. Wawancara tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bayi dan balita dalam ukuran umurnya. Posyandu Desa Kandangan 2

Para bayi dan balita pun terlihat sangat menikmati waktu mereka sambil bermain dengan permainan yang disediakan oleh pengurus posyandu, meskipun tidak sedikit pula yang menangis karena takut.

Tim Kkn Undip Kampanyekan Pentingnya Tumbuh Kembang Anak Melalui Posyandu

 

IMG_3804Sabtu, 14 Januari 2017, TIM I KKN UNDIP Kabupaten pati Kecamatan Gunungwungkal desa pesagen ikut memeriahkan kampanye hidup sehat sejak dini yang diadakan oleh balai desa yang bertempat di balai desa pesagen dan rumah ibu erna selaku kader kesehatan rw setempat. Dalam kegiatan tersebut Tim KKN Undip desa pesagen terbagi menjadi dua, Karena posyandu diadakan di dua tempat. Desa pesagen melaksanakan posyandu secara rutin pada tanggal 14 setiap bulannya. Posyandu di desa pesagen, memang di prakarsai oleh kader kesehatan masing masing rw, namun puskesmas kecamatan juga tidak lepas tangan pada kegiatan tersebut. Setidaknya ada seorang dokter dan beberapa asistennya yang ikut memantau jalannya posyandu yang ada di desa pesagen

Posyandu sendiri sangat penting bagi orang tua yang memiliki anak dengan umur 1-5 tahun, Karena dengan mengikuti posyandu para orangtua akan mengeahui tumbuh kembang anak paling tidak setiap bulan. Apakah anak tersebut masuk golongan garis merah ataupun golongan sehat. Didesa pesagen ini, tumbuh kembang anak dipantau berdasarkan berat badan anak tiap bulan dikaitkan dengan umur yang akan dicocokkan di grafik pertumbuhan anak.

Masyarakat desa pesagen sudah sangat sadar betapa pentingnya memonitoring pertumbuhan anak sejak dini, dibuktikan dengan banyaknya peserta posyandu yang dating, tercatat sebanyak 50 anak mengikuti kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan