Mahasiswa Undip Dorong Petani Tajuk Melek Digital

Tajuk (17/1) Mahasiswa KKN Undip mengikuti kegiatan pembuatan bibit agen hayati bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Organik Dusun Cingklok, Desa Tajuk Kecamatan Getasan.

Desa Tajuk merupakan salah satu desa yang berada di dataran tinggi tepatnya di lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang. Oleh karena itu, desa ini menjadi desa dengan potensi sumber daya alam yang melimpah khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Tidak hanya itu, 90 % mata pencaharian di desa tajuk sebagai petani dan peternak. Namun, salah satu dusun di Desa Tajuk yakni Dusun Cingklok dimana terdapat sekelompok warga yang terkumpul dalam Kelompok Wanita Tani Organik lebih dikenal KWT. Anggota KWT ini terdiri dari ibu-ibu yang memiliki inovasi untuk membuat tanaman organik, dimana terdiri dari 25-26 orang yang diketua oleh Bu Darsih. KWT bergerak di bidang pertanian berfokus pada pembuatan puput organik, pestisida organik serta penanaman tanaman organik. Perjuangan untuk mendirikan organisasi ini memerlukan waktu yang relatif panjang ujar Bu Darsih. Awal mula KWT terbentuk hanya beranggotakan 5-6 orang hal ini karena kurangnya kesadaran dari pihak masyarakat setempat. Namun, berkat kerja keras dan dukungan dari Bu Darsih selaku pelopor organisasi ini Sehingga semakin meningkat jumlah anggota KWT ini. Produksi sayuran yang dihasilkan oleh KWT memiliki keunggulan yakni bebas dari zat kimia serta tingkat keawetan relatif lebih lama bisa sampai 1 sampai 2 minggu perbedaannya.
Namun, permasalahan yang ditemukan oleh KWT ini ialah di bidang pemasaran produk. Hal ini berdasarkan pernyataan dari Bu Darsih, bahwa permasalahan utama yang dialami oleh KWT ini mengenai branding produk. Sejauh ini pemasaran yang dilakukan hanya melalui pengepul dan supplier saja. Sedangkan secara online belum pernah dilakukan, mengingat keterampilan dalam menggunakan teknologi masih sangat terbatas. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Undip atas nama Naufal Azis Kautsar dari Hubungan Internasional berinisiatif untuk memberikan edukasi mengenai digitalisasi yang meliputi perkenalan e-commerce seperti OLX, Shopee, tokopedia dan lain sebagainya. Pengenalan e-commerce ini menjadi langkah awal untuk memulai melakukan branding secara online oleh anggota KWT dalam memasarkan hasil produknya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Januari 2020 di Balai Desa Tajuk yang diikuti 20 orang anggota KWT. Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan wawasan mengenai cara branding produk bisa dilakukan secara online sehingga pemasaran produk jauh lebih maksimal.