Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Sampah menjadi Alat Tempat Sampah yang Bernilai Jual Kepada Masyarakat Desa Sariglagah

Semarang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat KKN Undip tanggal 14 Juli 2019, melakukan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Sampah menjadi Alat Tempat Sampah yang Bernilai Jual Kepada Masyarakat Desa Sariglagah Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang untuk dapat memberikan pelatihan dan juga pendampingan kepada masyarakat setempat.

Setiap hari, setiap ru­mah tangga menghasilkan limbah yang bila tidak dita­ngani dengan baik akan ber­dampak buruk bagi kondisi lingkungan. Limbah rumah tangga merupakan buangan berbentuk cair dan padat baik dari dapur, kamar mandi dan cucian. Limbah ini selain ber­bahaya bagi lingkungan, juga mengganggu kesehatan manusia. Sebab dalam lim­bah tersebut banyak terdapat kuman dan bakteri yang me­nyebabkan banyak penyakit.

Limbah rumah tangga juga ter­golong dalam limbah B3 yaitu salah satu limbah berbahaya yang merujuk pada bahan berbahaya dan beracun ka­rena sifatnya yang dapat merusak, men­cemari lingkungan, dan mem­baha­ya­kan kesehatan manusia baik se­ca­ra langsung maupun tidak lang­sung. Limbah ru­mah tangga sendiri memiliki kadar limbah yang lebih ting­gi dibandingkan limbah industri.

Melihat dampak limbah rumah tang­ga yang sangar besar terhadap ling­kungan maka diperlukan tindak­an untuk mengelola limbah ru­mah tang­ga dengan baik. Salah satunya adalah dengan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk yang lebih berguna. Pada kegiatan ini tim pengabdian mencontohkan dengan mengubah limbah rumah sampah menjadi alat tempat sampah yang sering digunakan dalam rumah tangga, dengan harapan dapat berkontribusi mengurangi jumlah limbah sampah dan dapat memanfaatkan ulang (recycle) menjadi barang-barang yang lebih berguna.