Teknologi filtrasi sebagai sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat pesisir

Siwalan, Pekalongan (11 Februari 2019) Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Tengeng Kulon dengan pengisian materi terkait Teknologi filtrasi sebagai sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat pesisir dibawakan oleh Reni Setiani mahasiswa KKN TIM 1 Desa Tengeng Kulon Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Dalam pelaksanaan kegiatan dibimbing oleh Ir. Warsito Atmodjo, M.Si dari Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro.  Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat dapat menyediakan air bersih untuk rumah nya sendiri bila air tanah yang keluar tidak layak digunakan.

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan primer yang dibutuhkan oleh masyarakat. Air bersih digunakan untuk kelangsungan hidup seperti mandi, mencuci dan minum. Namun kesediaan air bersih tidak bisa dinikmati dengan mudah oleh warga yang berada di pesisir. Sulitnya mencari sumber air yang bersih yang dapat langsung dikonsumsi menjadi penyebabnya. Distilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. Metode ini termasuk sebagai unit operasi kimia jenis perpindahan massa.