Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Industri Pelapisan Logam di Juwana Kabupaten Pati : Melalui Teknologi ECO ELECTROPLATTING Yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Pati, Juwana – Kota Juwana terkenal dengan industri kerajinan logam (kuningan). Pangsa pasar yang cukup baik terutama untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor menjadikan industri pengolahan logam kuningan berpotensi untuk di kembangkan. Meskipun demikian, saat ini UKM masih mengalami kendala dalam proses pengembangannya, yang disebabkan oleh kurangnya introduksi teknologi, finishing dan diversifikasi produk.

Permasalahan/kendala yang dihadapi oleh UKM Mitra (CV. Sinar Padi dan CV. Saestu Makaryo) adalah kurangnya kemampuan UKM dalam formulasi bahan pelapis (warna produk pucat dan kurang mengkilat), desain produk, finishing produk yang setara dengan produk impor (kualitas dan keawetannya), serta proses eco-electroplatting yang ramah lingkungan. Disamping itu, manajemen pemasaran dan penjaminan mutu juga perlu ditangani agar produk dapat diterima luas, serta berpotensi ekspor.Terdapat suatu persyaratan dari pembeli dari luar negeri (buyer) bahwa produk yang diterima di pasar harus memberikan jaminan keamanan proses produksi terhadap pencemaran lingkungan. Untuk itu, diperlukan aplikasi teknologi proses produksi kuningan yang ramah lingkungan (green technology).

Senin (22/04/2019), Tim Program Pengembangan Produk Unggulan (PPPU) Universitas Diponegoro yang di ketuai oleh Dr.T. Aji Prasetyaningrum, S.T., M.Si. melaksanakan program pengabdian masyarakat yang bertema “Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Industri Pelapisan Logam di Juwana Kabupaten Pati : Melalui Teknologi ECO ELECTROPLATTING Yang Efisien dan Ramah Lingkungan”.

Tujuan dari pelaksanaan program dari PPPU tersebut adalah menangani permasalahan diatas secara bertahap yang dirancang selama tiga tahun.Tahun ke-1 terdiri dariaplikasiperbaikan proses produksi dengan teknologi eco-electroplatting (formulasi bahan dan waktu pelapisan) serta pengolahan limbah cair proses electroplatting sehingga mampu mengurangi beban pencemaran lingkungan. Pada tahun ke-2 lebih difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi dengan perbaikan teknologi mesin potong logam, perbaikan manajemen dan pembukuan dengan sistem komputerisasi, penataan good house keeping dan perbaikan lay out produksi. Tahun ke-3 adalah perbaikan finishing produk dengan aplikasi teknologi coating dan pengeringan dengan zeolite drying, pengembangan model dan diversifikasi produk, peningkatan kualitas produk uji mutu produk, serta pembenahan sistem manajemen dan pemasaran.