Mengusung Konsep Berbeda, Ini yang Direncanakan Mahasiswa UNDIP untuk Ingatkan New Normal Bagi Warga Bengkalis

Bengkalis, Riau (10/7) – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro saat ini tetap melaksanakan KKN Online di tengah pandemi COVID-19 yang dimulai sejak 05 Juli hingga 15 Agustus 2020. Ada yang berbeda dengan KKN kali ini dimana mahasiswa tidak berada di lingkungan kampus Semarang, Jawa Tengah melainkan di domisili mereka masing-masing. Saat ini kasus COVID-19 di Kelurahan Kota Bengkalis nihil, meskipun begitu bukan berarti aturan New Normal diabaikan. Berdasarkan survey yang dilakukan selama satu minggu penuh dapat disimpulkan bahwa kesadaran menggunakan masker bagi masyarakat sangat minim. Padahal WHO telah mengingatkan bahwa diwajibkan bagi siapapun untuk tetap menggunakan masker, baik yang sehat maupun sakit. Hal ini dikarenakan penularan COVID-19 tidak hanya melalui droplets dan sentuhan melainkan tersebar di udara bebas. Melihat urgensi yang ada, maka mahasiswa UNDIP akan menghimbau dan mengingatkan warga kembali untuk mematuhi protokol New Normal dari pemerintah demi kebaikan bersama.

Mengusung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia, maka mahasiswa UNDIP telah menyusun beberapa program kerja. Adapun kegiatan yang ingin dilakukan berupa pengadaan masker anti pusing dan anti pengap, pembuatan spray anti virus dan anti bakteri, serta produksi minuman herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Kegiatan mahasiswa KKN yang dilaksanakan selama 45 hari di Kelurahan Kota Bengkalis disambut baik oleh Lurah Kota Bengkalis Hafzan Syafii Suratman, S.STP., M.Si. dan didukung penuh oleh Ketua RT 06 yaitu Bapak Warno. Harapannya yakni dengan adanya KKN UNDIP ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan terjaminnya kesehatan dan kesejahteraan warga mengingat saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir.