#XAwalnya Hanya untuk Mengisi Waktu Luang, Sekarang Menjadi Usaha yang MenguntungkanX-08-B-2#

Berkunjungan ke Naya Handmade

Karangjati, Bergas (16/7/20). Pada hari Senin (13/7) mahasiswa KKN UNDIP Periode II berkesempatan untuk mengunjungi salah satu pengusaha rajut di wilayah RW 09 Karangjati. Usaha rajut ini digeluti oleh Ibu Iin Lestari, dimana kegiatan merajut ini awalnya hanya menjadi pengisi di waktu luangnya sebagai ibu rumah tangga sampai sekarang telah menjadi usaha rajut dengan merek Naya Handmande. Barang-barang yang di produksi ini bermacam-macam mulai dari gantungan kunci, boneka, tas, baju bayi, sepatu dan topi.

Dalam pemasaran hasil produksinya ini Ibu Iin memanfaatkan media sosial facebook dan instagram, selain itu beliau juga bergabung dengan komunitas ARI Jateng dengan menitipkan barang produksinya di Dusun Semilir. Setiap bulannya Ibu Iin berpengahasilan kurang lebih Rp.500.000,00 dengan mentarget setiap bulannya ada 3 pesanan yang masuk lewat media online dan untuk barang yang dititipkan sesuai dengan kemampuan beliau. Hal ini dikarenakan merajut membutuhkan waktu yang lama dan produksi hanya dikerjakan 1 orang.

Pada awalnya Ibu Iin ingin mengajak ibu-ibu rumah tangga lain di wilayah RW 09 Karangjati untuk bekerja sama namun mereka menolak karena tidak sabar dalam merajut. Usaha rajut ini sebenarnya memiliki peluang dan potensi yang besar jika dilihat, apalagi letak RW 09 yang ada di jalan utama Karangjati-Pringapus sangat mendukung untuk pemasarannya, namun minat terhadap merajut ini masih kurang di wilayah RW 09 Karangjati. Di wilayah RW 09 sendiri sebenarnya ada 2 pengrajin rajut, namun hanya Ibu Iin yang memanfaatkan ketrampilannya ini untuk meraup keuntungan. Merajut ini memiliki banyak keuntungan selain dapat mengisi waktu luang juga dapat menghasilkan keuntungan untuk dirinya sendiri apalagi di masa pandemi ini, merajut juga dapat dilakukan sembari mengawasi anak dan melakukan pekerjaan rumah tangga.