Bahan Segar Makanan Sehat, Mahasiswa UNDIP Kenalkan Cara Penanganan Hasil Perikanan yang Baik

Larangan, Kota Tangerang (18/07/2020), adanya perpanjangan PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) di Kota Tangerang membuat masyarakat menjadi kembali waspada untuk beraktivitas di luar rumah. Demi mencegah penyebaran virus banyak hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain tidak boleh berjabat tangan, tidak malas mencuci tangan dan harus selalu menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri maupun kebersihan makanan yang dikonsumsi. Dalam menerapkan penjagaan kebersihan makanan, mahasiswa KKN Tim II Kota Tangerang melaksanakan sosialisasi mengenai penanganan hasil perikanan dengan baik dan benar. Program kerja ini dilandasi kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penanganan hasil perikanan.

Kegiatan Sosialisasi Kepada Warga

Sosialisasi cara penanganan hasil perikanan dilaksanakan pada Hari Sabtu di RT 02/05 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, kegiatan sosialisasi diadakan bersamaan dengan kegiatan memasak bersama. Sosialisasi diawali dengan pengenalan hasil perikanan yang segar seperti ikan dan udang dimana ibu-ibu sudah memahami perbedaan ikan segar dan mundur mutu. Sosialisasi dilanjutkan dengan menjelaskan penanganan hasil perikanan, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu selalu menjaga suhu hasil perikanan dengan menambahkan es. Penambahan es bertujuan untuk menekan aktivitas bakteri sehingga mengurangi kebusukan pada hasil perikanan. Langkah kedua yaitu membersihkan kotoran seperti organ dalam pada ikan maupun udang. Kotoran yang masih terdapat pada tubuh ikan dan udang dapat menyebabkan proses kebusukan. Langkah yang terakhir yaitu apabila masyarakat ingin menyimpan ikan dan udang maka cara yang biasa dilakukan yaitu dengan dibekukan. Pembekuan dapat mempertahankan kesegaran ikan dan udang yang digunakan sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi ikan maupun udang dalam keadaan segar.

Kegiatan sosialisasi juga memperkenalkan beberapa makanan olahan yang dapat dibuat di rumah seperti tempura udang, baso ikan, kaki naga dan naget ikan. Adanya sosialisasi sangat membantu masyarakat tentang pemahaman penanganan hasil perikanan dengan baik dan benar.

Oleh : Daninta Ratri Imansari
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan