Permudah Proses Pembibitan Sayuran, Kolaborasi KWT Mekar Sari dan Mahasiswa Undip Membuat Kotak Pembibitan!

Penanaman Seledri di Kotak Pembibitan

Wonomarto, Lampung Utara (20/07/20) – Virus Corona membawa banyak dampak bagi kehidupan, salah satunya pada penyediaan kebutuhan pangan sehari-hari. Harga bahan pangan yang semakin naik menyebabkan banyak keluarga mengalami kelaparan. Namun hal tersebut tidak berlaku di Dusun Karang Sari, berkat Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari para ibu-ibu dapat termotivasi untuk  menanam sayuran dihalaman rumah mereka. Pekarangan rumah yang biasanya  ditumbuhi tumput dan tumbuhan liar kini sudah dipenuhi dengan sayur-mayur.  Hal ini sangat efektif para ibu rumah tangga saling bertukar sayuran ketika panen dan dapat menjaga ketahanan pangan diruang lingkup rumah mereka. selain menyediakan bibit untuk para ibu-ibu dusun Karang sari, Anggota KWT juga menjual bibit sayuran mereka agar dapat menjadi pemasukan KWT. Bibit sayuran biasa dijual seharga Rp. 1000 per polibag. Namun dalam pelaksaan proses pembibitan masih belum efisien dan efektif, penggunaan polibag yang berukuran terlalu besar, bahan tanam yang tidak tepat,dan media tanam yang kurang tepat menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu. Dalam upaya mengatasi permasalahan penyediaan bibit, bersama mahasiswa KKN Universitas Diponegoro mempermudah dalam proses pembibitan yaitu dengan menggunakan kotak pembibitan.

Bibit Kembang Kol Sudah Mulai Berkecambah

Pembibitan merupakan proses pertanian yang penting karena pertumbuhan tanaman hingga panen sesudahnya ditentukan dari proses pembibitan. Dengan tetap menerapkan protocol kesehatan bersama dengan ibu-ibu KWT mahasiswa Undip bekerja sama untuk membuat kotak pembibitan, membuat polibag mini, dan pembuatan media tanam yang tepat.  Diharapkan dengan adanya kotak pembibitan dapat mempermudah melakukan pembibitan di rumah bibit, selain itu dalam proses jual beli bibit juga lebih mudah dan efisien.

Mengisi Polibag, penyemaian, dan menata polibag di kotak pembibitan

KWT Mekar Sari sudah berdiri selama 3 tahun dan masih aktif sampai sekarang, berkat KWT Mekar Sari, dukungan Pemerintah Lampung Utara dan kerja sama antar stakeholder terkait ketahanan pangan di dusun Karang Sari dapat terlaksana. Saat ini anggota KWT Mekar Sari sudah berjumlah lebih dari 30 anggota. Pesananan bibit tanaman seperti kembang kol, daun bawang, bayam, cabai, tomat,sawi, terong, dan sekedri meningkat pesat diharapkannya dengan adanya kotak pembibitan kualitas bibit yang didapatkan lebih baik.