Pemanfaatan Barang Bekas dan Lahan Sempit ditengah Pandemi Covid-19 dengan Budikdamber

Kudus (07/07/20) – Wabah Corona Virus/Covid-19 menyebabkan
banyaknya masyarakat berada di rumah. Mengikuti himbauan pemerintah
agar cepat memutus rantai penyebaran covid-19 sehingga banyak sekolah,
kantor, dan tempat pekerjaan lainnya yang mengurangi bahkan meliburkan sementara para pekerjanya. Oleh karena itu, tak banyak pula yang mulai bosan akan aktivitas di rumah yang sama setiap harinya. Semakin lama menghabiskan waktu di rumah saja, maka besar kemungkinannya masyarakat menjadi lebih konsumtif. Akibatnya, barang-barang bekas pun semakin menumpuk di sudut rumah. Barang bekas yang terbuat dari plastik akan semakin merusak lingkungan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah yaitu dengan memanfaatkannya kembali sebisa mungkin. Tanpa kita sadari, tumpukan barang bekas juga akan menjadikan rumah tampak lebih kumuh dan sempit.
Budikdamber atau Budidaya Ikan dalam Ember merupakan salah
satu bentuk pemanfaatan kembali barang bekas dengan tidak memakan
lahan yang banyak. Selain mengurangi sampah, budikdamber ini juga
berfungsi sebagai kebun mini di rumah sebab sayuran akan ditanam di
permukaan kolam ember, dan dapat pula sebagai hiburan karena adanya
ikan. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk mewujudkan budidaya ini
antara lain botol atau gelas plastik, ember, tali rafia, gunting, mur dan baut,
solder, arang, sayuran, dan juga ikan.
Selasa (07/07/20), telah dilaksanakan pengumpulan alat dan bahan
yang dibutuhkan dibantu oleh beberapa warga setempat. Barang yang
terkumpul banyak dari setiap rumah-rumah yaitu botol bekas. Botol bekas
inilah yang nantinya akan banyak dibutuhkan untuk penanaman sayur.
Adapun sayur yang dibutuhkan adalah sayur sisa bahan masakan, seperti
bagian akar daun bawang, kangkung, dan sawi. Hal ini diharapkan agar ibuibu rumah tangga dapat memanfaatkan hal sekecil apapun yang masih bisa berguna.
Warga Desa Kaliwungu RT 07 RW 01 Kecamatan Kaliwungu Kudus
terlihat antusias membuat budikdamber, dari remaja maupun dewasa
semua ikut membantu dalam pembuatan budikdamber ini. Harapannya
budidaya ikan dalam ember dapat dilakukan sendiri di rumah masing-masing. Budidaya ini tidak memerlukan lahan luas, satu ember saja sudah cukup. Penanaman sayur dapat dimanfaatkan oleh ibu-ibu rumah tangga, dan ikan dapat sebagai hiburan serta hiasan rumah agar terlihat lebih hidup.
Oleh : Cindy Amelia
DPL : Dr. Ir. Yoyok Budi Pramono, S.Pt., M.P