IBU HAMIL KEK KARANGDUREN, TERJARING, TERDAMPINGI

S__3891222Semarang (29/1) Beberapa waktu yang lalu  Kejadian Luar Biasa (KLB) telah terjadi di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran. Menurut Diyah Sri Rejeki AM.KEB selaku Bidan Desa Karangduren, KLB yang terjadi adalah Ibu Nifas yang meninggal dunia beberapa hari setelah berhasil melahirkan anaknya. Meskipun anaknya selamat, namun naas nyawa ibu berusia lebih dari 40 tahun ini tidak terselamatkan.

Slogan AKINOL (Angka Kematian Ibu Nol) yang digaung-gaungkan sempat menciut pasca kejadian ini. Menemukan kondisi tersebut, Mahasiswa Tim 1 KKN Undip 2017 yang dimotori Gita Mahasiswi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran, tidak kehabisan akal. Bekerjasama dengan Bu Diyah, Mahasiswa Tim 1 KKN Undip 2017 mengusulkan sebuah program yaitu Penjaringan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Pendampingannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Penjaringan Ibu Hamil KEK dilakukan dengan mengumpulkan data ibu hamil di seluruh Desa Karangduren oleh Mahasiswi Tim 1 KKN Undip 2017.  Salah satu pengukuran status gizi yaitu ukuran lingkar lengan atas (LILA) masing-masing ibu hamil. Ibu hamil yang memiliki LILA <23,5 cm adalah ibu dengan kondisi KEK. Penjaringan ibu hamil yang turut melibatkan kader-kader di 9 Posyandu dilakukan selama 2 minggu sejak 9 hingga 22 Januari 2017. Hasil penjaringan ini, didapatkan 6 dari 58 ibu hamil berisiko tinggi dan dinyatakan KEK.

S__3891223Pendampingan dilakukan kepada 6 orang ibu hamil yang tersebar di beberapa dusun Desa Karangduren ini. Pendampingan yang dilakukan sejak 23 – 29 Januari 2016 ini dilakukan dengan mengunjungi rumah-rumah ibu hamil agar ibu hamil lebih terbuka dengan apa yang terjadi padanya. Pendampingan yang dilakukan meliputi pemberian edukasi serta konseling gizi pada ibu hamil dan keluarganya, mulai dari asupan, penyakit yang ada dan mungkin muncul, pantangan ibu hamil, ASI serta masih banyak lagi. Pendampingan ini dilakukan 3 – 4 kali kunjungan pada setiap ibu hamilnya. Respon ibu hamil dan keluarganya sangat positif, terbukti dari banyaknya keluarga yang turut berkonsultasi terkait kesehatan dan gizinya masing-masing. Antusiasme terkait program KEK cukup tinggi,  terlihat dari persetujuan saat diundang untuk hadir pada program lanjutan yang akan diadakan pada 4 Februari 2017. Program yang akan dilaksanakan yaitu Kelas Ibu Hamil, dengan kegiatan antara lain senam ibu hamil.