Siapkan Mental Menyongsong New Normal, Anak-Anak Usia SD di Perumda Mendapat Sosialisasi dan Pelatihan dari Mahasiswa Undip

Tembalang (17/7). Indonesia saat ini sudah perlahan-lahan mulai memasuki era New Normal setelah terjadinya bencana pandemi global Covid-19. New Normal adalah sebuah langkah percepatan baru penanganan Covid-19 dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan terancamnya salah satu hak individu yang sudah dirumuskan oleh UNDP yaitu freedom from fear. Hal ini berdampak besar pada anak-anak yang kemudian mengalami ketakutan dan dikhawatirkan akan menimbulkan efek trauma psikologis dalam masa pertumbuhannya.

Pada masa anak-anak, seharusnya mereka bisa bermain dengan bahagia tanpa kekhawatiran apapun. Namun akibat adanya pandemi Covid-19 ini menyebabkan anak-anak mengalami ketakutan untuk bermain dan bersosialisasi satu sama lain. Kegiatan yang mewadahi anak-anak untuk bersosialisasi seperti TPQ dan belajar bersama setiap malam Senin, Rabu dan Jum’at di rumah salah satu warga juga diberhentikan.

Semua kegiatan yang ada anak-anaknya sekarang diliburkan mbak, anak-anaknya ya pada di rumah aja main sama orang tua sendiri atau kakek neneknya” – Ibu J.D.

Dengan adanya latar belakang masalah tersebut, Tim II KKN Undip berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi kepada anak-anak untuk memberikan pemahaman tentang New Normal. Adanya kelonggaran untuk beraktivitas yang diberikan semenjak memasuki era New Normal, sayangnya masih banyak yang takut untuk beraktivitas di luar rumah. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk membekali anak-anak di lingkungan Perumda menghadapi era New Normal sehingga mereka perlahan-lahan dapat kembali bersosialisasi seperti semula dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada agar tidak beresiko menyebarkan Covid-19.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada tanggal 17 Juli dari pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB di Balai RW V Tembalang. Ada 13 anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut dab rata-rata anak kelas I sampai kelas IV SD. Dalam sosialisasi ini diberikan materi tentang apa saja yang harus dibawa saat keluar rumah, protokol kesehatan saat keluar rumah, tata cara masuk rumah setelah berkegiatan di luar rumah, dan praktik cuci tangan yang baik dan benar  sesuai arahan WHO. Selain materi, ada jugga sesi game. Terlihat anak-anak begitu bahagia bermain game bersama.

Udah lama nggak main bareng karena ngajinya libur, jadi seneng bisa ketemu sama yang lain lagi. Mbak aku mau main lagi dong besok-besok” – ungkap salah satu anak saat ditanya bagaimana perasannya hari ini. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian doorprize bagi anak-anak yang memenangkan game dan anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan terkait  materi yang sudah diberikan. Melalui sosialisasi ini  diharapkan anak-anak di lingkungan Perumda bisa bermain bersama-sama lagi tanpa rasa takut dan mendapatkan haknya untuk bahagia sehingga masa-masa emas pertumbuhannya tidak terganggu.

Penulis : Lailatul Nurhayati / Hubungan Internasional