Fantastis, Mahasiswa KKN UNDIP Mampu Ajarkan Warga Meracik Disinfektan Rekomendasi WHO di Rumah Sendiri !

Jakarta (26/07/2020) – Pandemi yang mewabah sejak akhir tahun 2019 yakni COVID-19 saat ini sudah mencapai kasus yang terlampau banyak yakni tiga juta jiwa lebih. Indonesia memiliki tingkat kematian tertinggi di Asia yang mencapai sekitar 8-9% dari jumlah kasus yang teridentifikasi. Hal ini tentunya memerlukan kiat untuk mencegah virus ini berkembang lebih banyak lagi, salah satunya adalah dengan penggunaan disinfektan.

Penggunaan disinfektan yang benar tentunya dapat mencegah COVID-19 berkembang biak, namun belum semua orang paham tentang apa bahan-bahan yang sebenarnya cocok dan efektif dijadikan sebagai disinfektan, yang sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO). Pembuatan disinfektan yang benar akan sangat berguna bagi masyarakat. Sophia Felisitas Rexyna, salah satu mahasiswi Universitas Diponegoro yang sedang menjalani “KKN Pulang Kampung” memutuskan untuk mengedukasi masyarakat di sekitar RT 02/ RW 03 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur mengenai pembuatan disinfektan.

Pembuatan disinfektan ini mudah, hanya dengan cara mencampurkan pemutih pakaian atau karbol atau pembersih lantai dengan air, namun ketiganya lebih baik agar tidak dicampurkan saat proses pembuatan karena akan menjadi bahan kimia berbahaya bila terkena kulit dan beresiko menimbulkan iritasi, cukup pilih salah satu bahan utama saja. Karena bahan-bahan seperti natrium hipoklorit (pada pemutih), hidrogen peroksida bahkan pembersih lantai merupakan bahan yang beresiko untuk menimbulkan iritasi pada kulit. Saran dalam pembuatan disinfektan ini adalah takaran yang digunakan harus sesuai dan jangan mencampurkan amonia. Serta penyemprotan disinfektan didalam rumah cukup 2 kali sehari (pagi dan sore).

Pemberian sample disinfektan dan poster secara simbolik kepada Ketua RT 02/RW 03 Kel. Cipinang Melayu, Kec. Makasar, Jakarta Timur

Program “Pembuatan Disinfektan Sesuai Rekomendasi WHO” dilakukan dengan cara memberi sample kepada Ketua RT 02 pada tanggal 25 Juli 2020. Dilakukan penempelan poster di tempat-tempat cuci tangan di sekitar RT02/RW03 Kel. Cipinang Melayu, Kec. Makasar, Jakarta Timur. Karena kasus salah satu warga yang dicurigai terpapar Covid-19 sehingga dilarikan kerumah sakit. Maka pihak RT 02 tidak menganjurkan untuk mengumpulkan warga di situasi ini dan pemaparan program kerja kepada pihak warga RT 02 dapat dilakukan via online melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat setempat mengaku senang dengan informasi yang baru dan mudah untuk dilakukan ketika situasi pandemi seperti ini.

Oleh : Sophia Felisitas Rexyna – Kimia – Fakultas Sains dan Matematika

Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Eny Fuskhah, M.Si

Editor : Eny Fuskhah