Mahasiswa Undip Ajak Warga Kelurahan Pejaten Timur Kelola Sampah Rumah Tangga dengan Konsep Zero Waste

Pasar Minggu, Jakarta Selatan (02/08/2020) – Kondisi persampahan di DKI Jakarta, khususnya Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu begitu mengkhawatirkan. Sampah tersebut terdiri dari sampah organik dan sampah non organik. Kesadaran dan peran serta warga dalam menangani sampah masih relatif rendah dan juga belum didukung oleh sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang memadai. Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga berbasis zero waste merupakan salah satu program kegiatan mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro.

Konsep zero waste atau bebas sampah sangat tepat dan mudah untuk diterapkan dalam pengelolaan sampah. Konsep ini terdiri dari “Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot”, yang berarti “Menolak, Mengurangi, Menggunakan kembali, Daur ulang, Membusukkan”. Dari hasil wawancara yang telah dilakukan kepada warga RT 06 RW 06 Kelurahan Pejaten Timur, tidak banyak warga yang mengetahui konsep zero waste. Mayoritas warga langsung membuang sampah ke tempat sampah tanpa mengolahnya. Oleh karena itu, program kegiatan KKN ini dimaksudkan untuk mengajak warga mengelola sampah rumah tangganya sendiri, sehingga dapat mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Program edukasi ini dilakukan secara daring dan luring dengan sasaran warga RT 06 RW 06 Kelurahan Pejaten Timur. Edukasi secara daring dilakukan melalui video edukasi yang diunggah di Youtube dan poster serta buku panduan pembuatan kompos dan ecobrick yang dikirim di grup Whatsapp warga setempat. Sedangkan edukasi secara luring dilakukan dengan sistem door to door atau secara langsung kepada warga. Kegiatan edukasi dilakukan dengan mengajak warga untuk mengelola sampahnya sendiri yang dimulai dari kegiatan pemilahan sampah, yakni memisahkan sampah organik, anorganik, dan B3. Selanjutnya dilakukan edukasi pengolahan sampah organik seperti sampah dapur menjadi kompos dan pengolahan sampah anorganik seperti plastik menjadi ecobrick. Selain itu, diberikan juga himbauan kepada warga untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan cara membawa tas belanja dan botol minum sendiri saat hendak keluar rumah.

Kegiatan edukasi mahasiswa KKN Undip ini mendapatkan antusiasme dari warga setempat. Dengan adanya edukasi tersebut, diharapkan warga RT 06 RW 06 Kelurahan Pejaten Timur dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan sampah rumah tangga yang dihasilkannya sehari-hari menjadi suatu hal yang bermanfaat.

Penulis : Vio Alma Clarisca, Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Editor  : Dr. Ir. Suzanna Ratih Sari, M.M., M.A.