Gerakan “KECIL” Mahasiswi KKN Undip Dapat Menghemat Listrik Selama WFH! Kok Bisa?

Jakarta Timur (3/8) Pemerintah mengeluarkan kebijakan bekerja dan sekolah dari rumah atau yang biasa dikenal dengan istilah work from home (WFH) selama pandemi COVID19. Kebijakan ini menyebabkan konsumsi listrik rumah tangga meningkat. Masyarakat mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak selama WFH. PLN mencatat penggunaan listrik masyarakat naik kurang lebih sebesar 98%. Padahal, saat pandemi COVID-19 menyerang Indonesia, perekonomian lumpuh sehingga pendapatan masyarakat berkurang drastis dibanding sebelumnya. Selain itu, bertambahnya tagihan listrik per bulan yang harus dibayarkan masyarakat tentu menjadi permasalahan baru yang harus dihadapi.

Tentu saja langkah penghematan listrik sudah harus mulai dibiasakan masyarakat terlebih di situasi seperti sekarang. Mahasiswi KKN Undip membuat gerakan “KECIL” yang merupakan langkah-langkah paling mudah yang dapat orang awam lakukan untuk menghemat listrik. Gerakan “KECIL” adalah singkatan dari cara penghematan listrik itu sendiri, yakni huruf “k” adalah kurangi penggunaan alat elektronik yang tidak terlalu penting secara berlebihan. Huruf “e” adalah efisiensikan pemakaian AC dengan hanya digunakan saat tidur di malam hari. Untuk siang hari apabila terlalu panas dapat menggunakan kipas angin sebagai alternatif. Huruf “c” yaitu cabut kabel/peralatan dari stopkontak saat tidak digunakan. Selanjutnya, huruf “i” adalah isi waktu luang dengan kegiatan yang minim penggunaan alat listrik, sebagai contoh membaca buku, olahraga lari, melukis, dan lain-lain. Yang terakhir huruf “l” yaitu lampu dimatikan saat tidak digunakan. Gerakan” KECIL” ini terbentuk dari hasil survey terhadap warga RW 09 Pondok Kopi, Duren Sawit yang mempunyai kebiasaan menggunakan alat elektronik secara berlebihan, padahal penggunaannya dapat dikurangi secara signifikan dan tidak mendukung aktivitas WFH seperti televisi yang dibiarkan terus menyala. Selain itu, masyarakat masih sering membiarkan kabel tetap tinggal di stopkontak padahal sedang tidak digunakan. Contoh lain penggunaan lampu di siang hari pada ruangan yang cukup cahaya matahari

Sosialisasi gerakan “KECIL” untuk penghematan listrik ini dilaksanakan melalui media poster dan brosur secara door-to-door ke beberapa rumah warga dan juga sosialisasi di Balai Rukun Warga 09 Pondok Kopi, Duren Sawit yang diikuti oleh ketua RW dan seluruh ketua RT sebagai perwakilan warga RW 09 Pondok Kopi, Duren Sawit. Selain itu, dibantu oleh jajaran organisasi RW 09 Pondok Kopi, Duren Sawit penyebaran sosialisasi gerakan ‘KECIL” ini juga dilakukan melalui media sosial grup warga RW 09 Pondok Kopi, Duren Sawit agar penyebaran dan edukasi mengenai penghematan listrik dengan gerakan “KECIL” merata.

Sosialisasi gerakan “KECIL” kepada warga RW 09 Pondok Kopi, Duren Sawit Jakarta Timur

Penulis : Femmy Nur Azizah – F. Teknik – T. Elektro

Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Eny Fuskhah, M.Si

Editor : Eny Fuskhah