WOW! Dukung Keberlangsungan UMKM di Tengah Pandemi, Mahasiswa Undip Menjadi Pahlawan UMKM

Bekasi (07/09/2020), Pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi pembeda dari KKN sebelumnya yang dilaksanakan oleh Universitas Diponegoro namun juga menjadi penghambat dalam keberlanjutan bisnis usaha. Segala sektor industri merasakan dampak dari adanya pandemi Covid-19 ini, salah satunya yaitu pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak pelaku UMKM menjadi terpuruk bahkan harus menutup bisnisnya dikarenakan tidak ada lagi permintaan dari pasar. Banyaknya perubahan dalam permintaan dan kebutuhan pasar dimasa pandemi ini, membuat para pelaku usaha harus mampu membaca peluang yang ada dan mampu berinovasi agar dapat menghadapi hambatan dalam bisnis yang dijalankan.

Dalam menghadapi hambatan bisnis yang dihadapi, mahasiswa KKN, Alya Azhaar melakukan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku usaha UMKM pembuatan dimsum.  Pendampingan dilaksanakan pada minggu ke empat dan ke-lima dimulai dari 27 Juli – 8 Agustus 2020. Pendampingan dan pelatihan yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan penjualan produk dan dapat membantu pelaku UMKM untuk bangkit dalam dunia bisnis meskipun ditengah pandemi Covid-19.

Produk UMKM yaitu dimsum

Kegiatan pendampingan dan pelatihan usaha ini dilakukan secara dua tahap, yang pertama dilakukan pada minggu ke-empat yaitu pemberian sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya pembukuan sederhana. Dalam hal ini mahasiswa KKN, Alya Azhaar berusaha memaparkan materi yang jelas dan mudah dipahami. Manfaat dari program ini adalah agar pelaku usaha dapat membuat catatan yang rapih dan apik agar terhindari kerugian. Selain terhindar dari kerugian, pembukuan dapat berfungsi untuk melihat kondisi finansial dengan cara merekap transaksi yang dilakukan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN sudah membuat draft table rekapan keuangan dan penjualan di excel yang nantinya tinggal diisi oleh pemilik usaha.

Sosialisasi dan edukasi materi pembukuan sederhana dengan draft excel yang sudah dibuat

Tahap selanjutnya pada minggu ke-lima adalah pendampingan dan pelatihan terkait social media branding. Pemberian pelatihan terkait bagaimana cara mempromosikan dan memasarkan produk, pembuatan instagram, pembuatan sticker logo untuk di kemasan agar menarik, membuat greeting cards, serta mendaftarkan usaha untuk mitra usaha gojek. Manfaat dari program ini adalah dapat membantu memperluas pangsa pasar, meningkatkan awarness, dan meningkatkan penjualan bagi ibu Rika selaku pelaku usaha pembuatan dimsum.

Pembuatan instagram, sticker logo, dan greeting card.
Pendaftaran mitra usaha dengan gojek (GoFood)

Saat melakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan usaha, ibu Rika selaku pelaku usaha pembuatan dimsum merespon sangat baik. “Terimakasih ya Alya, tante merasa terbantu banget selama pendampingan ini, terus juga udah dibuatin dan diajarin instagram dan GoFood”.

Dengan melakukan kegiatan ini diharapkan dapat membantu usaha ibu Rika untuk mensejahterakan usahanya dengan materi sosialisasi dan edukasi tentang pembukuan sederhana serta dapat meningkatkan penjualan produk berkelanjutan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Penulis : Alya Azhaar

Editor  : Ir. Kustopo Budiraharjo, M. P.