Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Keluarga dimasa Pandemi dengan BUMARI, Apa itu ?

Pembukaan Program “BUMARI” oleh Kepala Dusun Seneng

Mertoyudan, Magelang (2/8). Di minggu keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pulang Kampung kali ini mahasiswa Undip melakukan program pemberdayaan masyarakat untuk kader Ibu PKK di Dusun Seneng. Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pandemi Covid 19 memberikan dampak pada perekonomian warga Dusun Seneng  yaitu berkurangnya pendapatan. Diketahui penghasilan warga sebagian besar berasal dari pria saja karena sebagian besar wanita di Dusun Seneng adalah ibu rumah tangga. 70% warganya berkerja sebagai pegawai swasta dan belum memiliki pekerjaan tetap. Pandemi Covid 19 berdampak pada berkurangnya pendapatan perekonomian keluarga, karena banyak warga yang diberhentikan dari pekerjaannya.

Program “BUMARI” di Balai Dusun Seneng dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan

BUMARI memiliki makna Ibu Mandiri, program BUMARI bertujuan untuk memberdayakan masyarakat khususnya wanita di Dusun Seneng. Program BUMARI berisi sosialisasi cara berjualan online, cara membuat desain produk dan packaging dan pelatihan pembuatan roti, tujuannya agar wanita di Dusun Seneng memiliki keterampilan sehingga dapat mandiri dan mampu membantu menambah penghasilan keluarga demi terwujudnya ketahanan ekonomi keluarga.

Modul yang diberikan dalam Program “BUMARI”
Hasil pelatihan pembuatan roti dalam program “BUMARI”

Melalui program BUMARI diharapkan mampu mengatasi permasalahan ekonomi di masa pandemi guna mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Program ini sejalan dengan mendukung Sustainable Development Goals poin 8 yaitu decent work and economic growth.

Oleh : Rosiana Gitti Safitri, Fakultas Psikologi

Editor : dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si., Ph, D, Fakultas Kedokteran