Cegah Penyebaran dan Penularan Covid-19, Mahasiswa KKN Undip Buatkan Wastafel Sistem Injak Praktis (WASIP)

Duri (08/08/2020) – Masa pandemic Covid-19 memasuki babak baru setelah pemerintah Indonesia menetapkan di berlakukannya kebijakan new normal atau tatanan kehidupan baru pada seluruh masyarakat Indonesia. Semua aktivitas keseharian masyarakat diharapkan bisa kembali pulih dengan bekerja seperti biasa menggunakan protokol kesehatan.

Sejak diberlakukannya kebijakan new normal, satu per satu tempat-tempat dan fasilitas umum mulai dibuka kembali, termasuk rumah ibadah. Menurut Menteri Agama, Fachrul Razi aturan rumah ibadah kembali dibuka tidak berdasarkan zona wilayah, melainkan tingkat keamanan lingkungan rumah ibadah tersebut dari Covid-19. Selain itu, rumah ibadah tersebut harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah diatur pemerintah, seperti pembatasan kapasitas jamaah, mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah, menerapkan pembatasan jarak, dan menyediakan fasilitas cuci tangan dipintu masuk dan pintu keluar rumah ibadah.

Dalam rangka mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19, salah satu mahasiswa KKN UNDIP berinisiatif membuat wastafel sistem injak praktis (WASIP). Alat ini dioperasikan dengan cara menginjak pedal yang terhubung dengan kran dan sabun. Alat ini sangat berguna untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 melalui tangan karena pada alat ini tangan tidak berkontak langsung dengan wastafel yang dapat menjadi saluran penyebaran dan penularan Covid-19. Selain itu, alat ini juga sangat mudah untuk dibuat dengan menggunakan bahan-bahan bekas seperti kayu, ember, dll.

Alat ini diserahkan pada Jum’at 07 Agustus 2020 yang diberikan langsung kepada jajaran pengurus Mesjid Ar-Raudah. Penyerahan alat ini disambut dengan baik oleh jajaran pengurus Mesjid Ar-Raudah. “Alatnya sangat bagus dan sederhana, konsepnya juga baru dengan menggunakan sistem injak. Mudah-mudahan alat ini bisa kita pergunakan untuk jamaah Mesjid Ar-Raudah yang akan melaksanakan ibadah di Mesjid Ar-Raudah dan juga dapat bermanfaat untuk masyarakat di lingkungan Mesjid Ar-Raudah” ujar salah satu pengurus Mesjid Ar-Raudah.

Dengan adanya wastafel sistem injak praktis (WASIP) ini, diharapkan dapat memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 dan dapat menumbuhkan kebiasaan untuk mencuci tangan baik sebelum dan setelah melaksanakan ibadah.

Oleh : Insannul Fikri

S-1 Teknik Mesin

Fakultas Teknik

Desa : Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis

Dosen Pembimbing Lapangan : Prof. Dr. Ir. Florentina Kusmiyati, M.Sc.