#X Mencari Peluang Dalam Pengembangan UKM Desa Gentan X-36-A-6#

Gentan, Susukan (10/8). Usaha Kecil Mikro (UKM) memiliki kontribusi yang besar dalam perekonomian, kontribusi UKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61%. UKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian. Desa Gentan memiliki salah satu potensi yang dapat dikembangkan dalam menunjang perekonomian masyarakat yaitu UKM. Banyak UKM yang menghadapi permasalahan dalam strategi pemasaran, kebanyakan hasil produknya hanya di pasarkan di sekitar Desa Gentan.

Berdiskusi Mengenai Kondisi UKM Gentan Bersama Teguh Prasojo Selaku Perangkat Desa Gentan

“Permasalahan yang rata-rata di hadapi usaha kecil mikro (UKM) di Desa Gentan yaitu dalam hal pemasaran, banyak hasil produknya hanya di pasarkan di sekitar Desa Gentan.” Kata Teguh Prasojo sebagai perangkat Desa Gentan.

Kehidupan masyarakat sekarang ini banyak di dominasi oleh teknologi, ditambah dengan situasi saat ini yang dihadapi yaitu pandemi COVID-19 yang merubah segala aspek kehidupan masyarakat. Banyak aktivitas masyarakat yang menggunakan teknologi seperti pekerjaan, sekolah dan berbelanja.  Adanya pandemi ini menurunkan omset para UKM. Salah satu UKM yang menghadapi masalah tersebut adalah UKM Ma’ War yang bergerak dalam bidang makanan dengan hasil produk utama kerupuk karak. Sebelum terjadinya pandemi UKM ini biasanya bisa menghasilkan 5 kwintal dalam setahun, setelah pendemi mengalami penurunan cukup drastis sebesar 1 kwintal.

Adanya teknologi saat ini dapat menjadi peluang besar bagi UKM untuk mengembangkan usahanya dan sebagai salah satu dari permasalahan yang dihadapi. Maka dari itu mahasiswa KKN tim II Universitas Diponegoro Fununul Fiqhi (FEB/IESP) mengadakan program pengembangan UKM Ma’ War melalui digital market. Pelaksanaan dilakukan dengan memberikan modul pengembangan wirausaha melalui digital market, membantu mendaftarkan UKM tersebut ke salah satu e-commerce yaitu shopee, mengajarkan cara kerja shopee dan cara mempromosikan produk UKM tersebut tanpa dipungut biaya. Mahasiswa mengharapkan dengan adanya pelaksanaan program kegiatan ini dapat membantu pengembangan UKM di Desa Gentan.

Penyerahan Modul Pengembangan Wirausaha Melalui Digital Market Bersama Ma’ War Selaku Pemilik UKM.

“ Saya berharap dengan ilmu yang saya dapatkan di bangku perkuliahan dapat sedikit membantu dalam pengembangan UKM di Desa Gentan” kata Fununul Fiqhi mahasiswa Universitas Diponegoro.

Pelaksanaan program KKN tersebut disambut positif oleh Ma’ War selaku pemilik UKM Ma’ War.

“ Terimakasih untuk adik-adik KKN yang mau membagikan ilmunya dan membantu saya dalam pengembangan usaha krupuk karak ini” kata Ma’ War.