WALAUPUN SUDAH NEW NORMAL, MAHASISWA UNDIP MENGAJAK MASYARAKAT KELURAHAN BARU UNTUK TETAP WASPADA DAN SELAU MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN

Kotawaringin Barat (14/8). Pelaksanaan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi covid-19 membuat pelaksanaan kegiatan KKN harus dilaksankan di Kampung halaman masing-masing. Maka dari itu Tim II KKN Undip memanfaatkan KKN Regular Mandiri (KKN Pulang Kampung) yang dilaksankan di kampung halaman, hal ini terjadi dikarenakan pandemi  covid-19 yang makin luas sebarannya virus di seluruh Indonesia. Maka Tim II KKN Undip dengan itu seupaya mungkin untuk tetap memaksilkan dalam merancang sebuah program penyuluhan kepada masyarkat dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.”

Dengan dari itu Mahasiswa diwajibkan untuk merancang sebuah program kerja yaitu dengan kegiatan pencegahan penyebaran covid-19 serta sosialisasi tentang bagaimana protokol di masa new normal seperti sekarang. Maka dari itu dengan membantu warga Kelurahan Baru untuk terus patuh dengan protokol dari Pemerintah pusat. Karena kurangnya kepedulian masyarakat dalam menghadapi pandemi di masa new normal dimana seharusnya masyarakat sangat diawajibkan untuk wajib mengikuti protokol agar terus bisa terhindar dari serangan  covid-19.

Pada beberapa minggu terakhir Kotawaringin Barat Kembali menjadi zona merah dikarenakan penyebarang yang terus meningkat di masa new normal ini, maka dari itu pencegahan demi pencegahan yang terus dilakukan untuk memperkecil angka positif, yaitu dengan cara penyuluhan diberbagai tempat di Kelurahan Baru dengan penyuluhan kepada masyarakat agar tetap dalam protokol Kesehatan dengan selalu memakai masker dan membawa hands sanitizer. Seperti yang kita tahu pada bulan juli lalu, Pemerintah pusat mengeluarkan sebuah kebiajakan baru dengan tatanan new normal. Pencegahan secara besar dengan pembagian masker dan pemasangan poster protokol Kesehatan di tempat-tempat tertentu, seperti di keramaian jadi tempat yang paling di usahakan akan penyuluhan pembagian masker tersebut. Dengan cara ini kami berupaya agar masyarakat bisa patuh dengan protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah sendiri. (Rizal Mustakim, Prodi Administrasi Publik, Undip).

Editor: Apri Dwi Anggo.