Masyarakat Jatingaleh Rentan Terhadap COVID – 19

Semarang (21/1) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro mendukung upaya pencegahan COVID – 19 melalui Pembuatan Peta Kerentanan Penduduk Terhadap COVID – 19 di Kelurahan Jatingaleh.

ISDR (International Strategy for Disaster Reduction) menjelaskan bahwa bencana merupakan gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat, yang menyebabkan kerugian pada kehidupan manusia dari aspek ekonomi, lingkungan, dan kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber dayanya. Urgensi ketersediaan informasi secara spasial terhadap bencana sangat diperlukan. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat diketahui faktor-faktor yang mengakibatkan bencana, persebarannya secara geografis, gambaran kerawanan dan kerentanan, serta upaya mitigasi. Pandemi COVID – 19 merupakan bencana non alam yang dapat mengancam kehidupan dan penghidupan manusia. Sistem informasi geografis yang berkaitan dengan COVID – 19 juga diperlukan sebagai informasi sekunder dalam percepatan penanganan COVID – 19. Oleh karena itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro mengusung program Pembuatan Peta Kerentanan Penduduk Terhadap COVID – 19 di Kelurahan Jatingaleh.

Produk dari program Pembuatan Peta Kerentanan Penduduk Terhadap COVID – 19 di Kelurahan Jatingaleh

Program Pembuatan Peta Kerentanan Penduduk terhadap COVID – 19 di Kelurahan Jatingaleh berlangsung pada 19 – 21 Januari 2021. Rangkaian kegiatannya meliputi dari proses analisis data, pembuatan peta, pencetakan peta, serta penyerahan kepada pihak Kelurahan. Output dari pelaksanaan program ini berupa print out Peta Kerentanan Penduduk terhadap COVID – 19 beserta Peta Infrastruktur di Kelurahan Jatingaleh. Produk dari program ini telah diketahui oleh pihak Kelurahan, agar dapat menindaklanjuti dalam upaya penanganan COVID – 19 di Kelurahan Jatingaleh. Pembuatan peta kerentanan masyarakat terhadap COVID 19 bertujuan untuk memberikan gambaran seberapa besar tingkat kerentanan penduduk terhadap pandemi COVID 19. Proses pembuatan peta ini diperoleh dari hasil perhitungan rasio kerentanan penduduk terhadap COVID 19. Adapun metode perhitungan rasio kerentanan penduduk yaitu berdasarkan (Jumlah penduduk usia 60+) / (Total jumlah penduduk keseluruhan). Data yang digunakan bersumber dari data kependudukan Kelurahan Jatingaleh.

Penyerahan Peta Infrastruktur Kelurahan Jatingaleh
Webgis Rasio Kerentanan Penduduk Kota Semarang Terhadap COVID – 19
(Sumber: gis.dukcapil.kemendagri.go.id)

Dilansir webgis Dukcapil Kemendagri (gis.dukcapil.kemendagri.go.id) Rasio Kerentanan Penduduk Kota Semarang terhadap COVID – 19 termasuk dalam kategori kerentanan tinggi. Dimana jumlah penduduk usia 60+ di Kota Semarang sebanyak 194.674 jiwa (Sumber: Data Kependudukan Tahun 2020). Fenomena tersebut sejalan dengan Kelurahan Jatingaleh, dimana rasio kerentanan penduduknya termasuk dalam kategori tinggi. Angka dari rasio kerentanan penduduk terhadap COVID – 19 bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pembaharuan data kependudukan, namun dapat membantu dalam penanganan COVID – 19.

Sumber:
Data Monografi Kelurahan Jatingaleh 2020 (Semester II)
https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id

(oleh: Finny Annafisyah Putri/Perencanaan Wilayah dan Kota)
DPL: Bagus Rahmanda, S.H., M.H.