Gerakan 3M Belum Cukup Efektif Cegah Penularan COVID-19, Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Gerakan Tambahan

Semarang (21/1) – Pandemi Virus COVID-19 mulai melanda Indonesia pada awal Maret 2020 dan hingga saat ini, Indonesia masih bergelut melawan virus yang perkembangannya sangat pesat. Perkembangan Virus COVID-19 yang semakin meningkat mengharuskan masyarakat untuk memperketat dalam penerapan protokol kesehatan dan pembatasan sosial berskala besar. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini Undip melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang berbeda dari yang sebelumnya. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tim 1 tahun 2020/2021 yang dimulai pada 4 Januari 2021 hingga 16 Februari 2021 kali ini dilaksanakan di kampung halaman mahasiswa. Sehingga, kegiatan Kuliah Kerja Nyata dilakukan secara individu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sosialisasi Program 5M ke beberapa rumah warga Desa Tandang

Kegiatan KKN kali ini mengajak seluruh masyarakat di Desa Tandang untuk mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak atau biasa kita sebut dengan 3M. Tetapi, patut dipertanyakan apakah dengan menerapkan 3M saja dirasa cukup untuk mencegah penularan Virus COVID-19, dikarenakan masih dijumpai mobilitas masyarakat dari kota ke kota yang dapat menyebabkan penularan Virus COVID-19 menjadi masif. Tidak hanya itu, sebagian besar masyarakat tidak mengindahkan untuk menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Sehingga, melalui Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan oleh Undip pada awal tahun 2021, salah satu mahasiswa Undip tergerak untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat Desa Tandang mengenai penerapan protokol kesehatan 5M yang mana terdiri dari mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, memakai masker, menjaga jarak hingga 6 kaki, membatasi mobilitas dari kota ke kota dan apabila dikarenakan adanya suatu hal yang mewajibkan seseorang untuk pergi keluar kota maka diwajibkan melakukan tes swab, serta yang terakhir adalah menghidari kerumunan.

Dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata untuk “Program Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis Pada Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” yang dilaksanakan di Desa Tandang dengan sosialisasi dari satu rumah ke rumah yang lainnya membawa dampak perubahan yang positif bagi masyarakat untuk memulai menerapkan gerakan 5M. Dengan menggunakan luaran leaflet sebagai media untuk menyampaikan sosilisasi serta penjelasan dari mahasiswa, masyarakat mulai paham pentingnya penerapan protokol kesehatan yang maksimal demi mencegah penularan COVID-19.

Penulis: Mila Sri Utami H

Dosen Pembimbing Lapangan: Bagus Rahmanda, S.H., M.H.