Hoax Bertebaran, Mahasiswa KKN UNDIP Mengajak Warga untuk mempelajari Hoax

Semarang 26 Januari 2021 – Pada saat pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia ini membuat warga resah terhadap Informasi yang mereka dapatkan dari media jaringan internet atau sosial media. Mahasiswa KKN UNDIP mengajak warga untuk mempelajari ciri ciri Hoax agar terhindar dari berita palsu. Masyarakat bisa terpapar Hoax dengan mudah jika tidak mengetahui ciri-ciri hoax dan tidak membaca berita yang didapatkan secara seksama.

Faturrohman selaku ketua RW 7 Bulusan Menyadari pentingnya mengetahui cara membedakan berita asli dan berita palsu untuk kebaikan masyarakat agar tidak terpapar oleh berita palsu. Faturrohman juga menekankan untuk melakukan sosialisasi secara bersamaan dalam 1 waktu untuk mengurangi kerumunan dan penyebaran COVID-19.

TIM 1 KKN UNDIP yang berada di RW 7 Kecamatan Bulusan, Kota Semarang mengajak warga untuuk mengetahui bagaimana cara membedakan Berita yang faktual dengan berita palsu atau hoax. Dengan media sederhana melalui sosialisasi kecil yang diadakan di Posyandu RW 7 Kecamatan Bulusan, Bersama dengan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang dilakukan oleh Tim 1 KKN UNDIP.
Dhandy Noviananda, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi, Menjalankan program kerja KKN Sosialisasi Hoax kepada Ibu-Ibu PKK RW 7 Bulusan. (16/1)

Pada saat masa pandemi ini, informasi adalah hal penting untuk membuat masyarakat mengetahui pentingnya mengikuti protokol kesehatan, informasi tentang jumlah kasus COVID-19 dan informasi seputar Vaksin COVID-19. karena informasi tentang COVID-19 sangat banyak, ada baiknya kita sebagai masyarakat pembaca harus menyaring informasi yang kita dapatkan.

Dari Sosialisasi yang sudah dilakukan, Masyarakat diharapkan untuk berhati hati dalam mendapatkan informasi dan membaca secara seksama agar terhindar dari berita palsu yang beredar di internet.